oleh

Lestari Moerdijat: Konstitusi penting sebagai landasan berkehidupan

Slot SimakNews.com – Lestari Moerdijat: Konstitusi penting sebagai landasan berkehidupan,

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. ANTARA/Dokumen Pribadi/am.

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan keberadaan konstitusi sangat penting bagi sebuah negara, karena berperan sebagai landasan dalam berkehidupan berbangsa & bernegara.

“Konstitusi merupakan tatanan aturan yg memuat peraturan pokok fundamental mengenai sendi-sendi utama kehidupan untuk menegakkan suatu bangunan akbar yg bernama negara,” mengatakan Lestari Moerdijat atau Rerie dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Lestari Moerdijat: Bangkitkan komitmen untuk jawab tantangan bernegara

Dia berharap momentum peringatan Hari Konstitusi pada 18 Agustus sanggup mengingatkan kembali kepada setiap anak bangsa, betapa pentingnya peran konstitusi yaitu UUD 1945 yg sering jadi dasar berbagai ketentuan yg berlaku di Indonesia.

Menurut dia, UUD 1945 berisi refleksi ide para pendiri bangsa yg merancang, kemudian mengesahkan konstitusi Indonesia, dalam bentuk Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pada 18 Agustus 1945.

“Konstitusi nasional ditetapkan sebagai prinsip-prinsip dasar politik, prinsip-prinsip dasar hukum termasuk dalam struktur, prosedur, wewenang & kewajiban pemerintahan suatu negara pada umumnya,” ujarnya.

Rerie menjelaskan karena pentingnya peran konstitusi, sejumlah upaya untuk merevisi atau mengamendemen konstitusi harus sering didasari atas sikap kehati-hatian yg tinggi dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk aspek ketatanegaraan.

Karena itu dia berharap, para pemangku kepentingan yg mengemban amanah rakyat menjaga konstitusi, dapat sanggup mengedepankan sikap kenegarawanan demi terus berlangsungnya pembangunan di Indonesia.

“Ibarat sebuah bangunan, konstitusi adalah pondasi dari sebuah bangunan negara. Jadi apabila bangunan sudah berdiri & pondasinya tidak berfungsi dengan baik, potensi ancaman runtuhnya bangunan negara akan jadi besar,” katanya.

Baca juga: MPR harapkan Hari Konstitusi diperingati seluruh elemen bangsa

Rerie berharap, para pemangku kepentingan mengerjakan pertimbangan yg matang & kajian yg komprehensif dari berbagai bidang, apabila akan memperbaiki konstitusi negara.

Menurut dia, jangan hingga upaya perbaikan yg dilakukan malah menciptakan konstitusi tidak sanggup mewujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa yg tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

Dia mengatakan cita-cita luhur pendiri bangsa antara lain melindungi segenap bangsa Indonesia & seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, & ikut melaksanakan ketertiban dunia yg berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, & keadilan sosial.

Hari Konstitusi Indonesia ditetapkan melalui Keppres nomor 18 tahun 2008 tentang Hari Konstitusi. Keppres tersebut ditandatangani oleh Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 September 2008.

Penetapan 18 Agustus sebagai Hari Konstitusi bertepatan dengan ditetapkannya Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi dalam rapat paripurna Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 18 Agustus 1945.

Baca juga: Bamsoet harap Presiden hadir dalam Hari Konstitusi & HUT MPR

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2334370/lestari-moerdijat-konstitusi-penting-sebagai-landasan-berkehidupan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *