oleh

Lestari ingatkan pemerintah daerah jangan menunda penyaluran dana BLT

Slot SimakNews.com – Lestari ingatkan pemerintah daerah jangan menunda penyaluran dana BLT,

Penyerahan dana BLT di salah satu desa di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (Ilustrasi). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Tidak menunda, apalagi memendam dana BLT yg sangat dibutuhkan & ditunggu oleh rakyatKudus (ANTARA) – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta para kepala daerah tidak menunda atau memendam dana bantuan langsung tunai (BLT) yg sudah dianggarkan untuk menolong masyarakat dalam menghadapi krisis akibat akibat pandemi COVID-19.

“Pemerintah daerah diharapkan tanggap kepada kebijakan pemerintah pusat & kondisi krisis yg terjadi saat ini dengan tidak menunda, apalagi memendam dana BLT yg sangat dibutuhkan & ditunggu oleh rakyat,” ujar Lestari melalui keterangan tertulis yg diterima, di Kudus, Kamis.

Menurut dia, penyaluran dana BLT bukan hal baru bagi pemerintah daerah, karena sudah berlangsung lama & setiap daerah sudah memiliki data penerima bantuan hingga ke desa-desa.

“Jadi, tidak ada alasan untuk berlama-lama dalam proses pencairan & distribusi dana bantuan sosial tersebut,” ujarnya.

Dengan berbekal pengalaman dalam menyalurkan BLT selama ini, menurut Anggota Komisi X DPR RI ini, selain tanggap, pemerintah daerah juga harus gerak cepat & trengginas dalam mendistribusikannya kepada warga yg berhak menerima.

Kalaupun ada kendala dalam penyaluran, mengatakan dia, pemerintah daerah harus segera mencari tahu sumber masalahnya & cepat menentukan jalan keluar untuk mengatasinya karena sedang berada pada keadaan pandemi. Jangan hingga kendala yg bersumber pada birokrasi, tetapi yg jadi korban rakyat kecil yg tidak tahu apa-apa.
Baca juga: Pemerintah kebut penyaluran BLT Desa untuk 8 juta penerima

Ia mengingatkan dana tersebut sangat dibutuhkan untuk menstimulasi daya beli masyarakat yg terpuruk, karena krisis ekonomi yg diakibatkan oleh pandemi COVID-19, sehingga pencairannya harus segera.

Pandemi COVID-19 yg berlangsung selama 1,5 tahun, mengatakan Lestari Moerdijat lagi, sudah memberikan banyak pelajaran berharga, khususnya dalam menghadapi berbagai persoalan bersama, persoalan bangsa & negara.

“Pandemi memaksa semua orang untuk bekerja secara profesional & cepat tanggap kepada berbagai permasalahan di sekitar. Jangan hingga ketidakprofesionalan memunculkan penderitaan bagi mereka yg semestinya mendapatkan bantuan dari negara,” ujarnya mengingatkan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap lambatnya pemerintah daerah menyalurkan BLT ke desa-desa. Padahal, ada anggaran Rp28,8 triliun atau 30 persen dari dana desa Rp72 triliun yg disalurkan pemerintah pusat untuk bantuan masyarakat. Dengan anggaran itu, semestinya warga dapat menerima bantuan Rp300 ribu per bulan.

Tetapi, realisasinya baru 5,2 juta keluarga yg menerima. Padahal, BLT desa tersebut dapat diberikan untuk 8 juta keluarga penerima manfaat, sehingga mereka dapat mendapatkan Rp300 ribu per bulan selama 12 bulan.
Baca juga: Menko PMK minta Kemendes memetakan desa percepat penyaluran BLT DD
Baca juga: Kemenkeu ungkap penyaluran dana desa baru 32,5 persen

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2281814/lestari-ingatkan-pemerintah-daerah-jangan-menunda-penyaluran-dana-blt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *