oleh

Laporan Terbaru IUCN: Status Komodo Genting – Internasional

Slot SimakNews.com – Laporan Terbaru IUCN: Status Komodo Genting – Internasional,

Komodo di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Foto: Kemenpar

jpnn.com – Populasi empat spesies tuna yg paling banyak ditangkap secara komersial menunjukkan tanda-tanda pemulihan, namun naiknya permukaan air laut menciptakan komodo kini digolongkan sebagai hewan genting dalam Daftar Merah spesies hewan berisiko punah.

Uni Internasional Konservasi Alam (IUCN) yg menyusun daftar tersebut juga tengah meningkatkan pemantauan spesies laut seperti karang & siput laut dalam untuk melihat bagaimana mereka terdampak perubahan iklim & ancaman lain seperti penambangan di laut dalam.

“Spesies laut cenderung ditelantarkan karena mereka berada di dalam air & orang sungguh tak memperhatikan apa yg terjadi pada mereka,” mengatakan Craig Hilton-Taylor, kepala unit Daftar Merah IUCN.

Slot info lainnya:
  • Heboh Kritik UNESCO untuk TN Komodo, Begini Respons Viktor Laiskodat

Namun ketika kuota tangkapan & upaya membidik penangkapan ikan ilegal menunjukkan tanda-tanda keberhasilan, prospek bagi tuna tampaknya meningkat.

Tuna sirip biru Atlantik, predator besar berdarah panas yg suka berpindah-pindah & harganya mencapai ribuan dolar, melompat tiga kategori dari “genting” (endangered) menjadi “risiko rendah” (least concern) dalam daftar tersebut, meskipun populasinya di sejumlah wilayah masih sangat sedikit.

Tuna sirip biru selatan juga membaik dari “kritis” (critically endangered) menjadi “genting”, sementara tuna albakora & tuna sirip kuning diklasifikasikan sebagai “risiko rendah”.

Slot info lainnya:
  • Padang Sabana di Pulau Komodo Terbakar

“Tuna adalah sebuah kabar baik – mereka menunjukkan apa yg dapat dilakukan,” mengatakan Hilton-Taylor.

IUCN pada Sabtu merilis laporan tentang 138.374 spesies tanaman, hewan & jamur, yg lebih dari seperempatnya kini terancam punah.

Sumber Antara

TAGS   komodo hewan terancam punah iucn kegentingan

BERITA TERKAIT
  • Dukung Rekomendasi UNESCO, DPR Desak Pemerintah Tinjau Ulang Proyek Pembangunan Pulau Komodo
  • Kebakaran Padang Sabana, Fasilitas Wisata Pulau Komodo Dipastikan Aman
  • Padang Sabana di Pulau Komodo Terbakar
  • Respons UNESCO, Sandiaga Susun Cetak Biru Pengembangan Wisata Berkelanjutan Labuan Bajo
  • Meski Ada Desakan, Proyek Pariwisata di Taman Nasional Komodo Jalan Terus
  • Heboh Kritik UNESCO untuk TN Komodo, Begini Respons Viktor Laiskodat

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *