oleh

LaNyalla ingatkan pemda rutin pantau kondisi pasien isolasi mandiri

Slot SimakNews.com – LaNyalla ingatkan pemda rutin pantau kondisi pasien isolasi mandiri,

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti. ANTARA/HO-Humas DPD RI.

Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti mengingatkan pemerintah daerah (pemda) di Jawa Timur untuk rutin memantau pasien COVID-19 yg menjalani isolasi berdikari (isoman).

Dalam keterangan tertulis yg diterima ANTARA, di Kota Malang, Selasa, LaNyalla menyatakan bahwa pemerintah daerah perlu memastikan segala kebutuhan pasien COVID-19 yg mengerjakan isolasi berdikari supaya tetap terpenuhi.

“Sudah jadi tugas pemda untuk memastikan keselamatan pasien COVID-19 yg mengerjakan isoman. Pastikan segala kebutuhan seperti oksigen, obat-obatan, & vitamin terpenuhi,” mengatakan LaNyalla.

LaNyalla menjelaskan saat ini jumlah pasien konfirmasi positif COVID-19 yg menjalani isoman di wilayah Jawa Timur hampir sebanyak 28 ribu orang. Data Satgas COVID-19 Jawa Timur menyebutkan sebanyak 27.910 pasien, dari total 53.487 orang yg terpapar menjalani isoman.

Baca juga: Ketua DPD apresiasi pabrik rokok di Malang terapkan prokes ketat

Senator asal Jawa Timur itu meminta pemda memastikan asupan gizi & logistik bagi pasien isoman terjamin. Apalagi, kalau isoman dilakukan oleh seluruh keluarga dalam satu rumah. Menurut LaNyalla, pemberian obat-obatan & vitamin saja tidak cukup.

“Pasien isoman tidak dapat keluar rumah. Bayangkan kalau satu rumah yg mengerjakan isoman, mereka akan kesulitan memenuhi kebutuhan makanan. Di sini Posko Pengamanan COVID-19 tingkat desa & kelurahan sangat penting,” tuturnya.

LaNyalla mengatakan Posko Pengamanan COVID-19 tingkat desa & kelurahan dapat mengatur mengenai pemberian logistik pasien isoman di wilayahnya. Berbagai upaya perlu dilakukan untuk meringankan kondisi pasien COVID-19 yg mengerjakan isoman.

“Jangan suruh mereka berpikir sendiri. Terutama untuk satu rumah yg mengerjakan isoman. Tugaskan pengurus RT/RW untuk memantau. Sediakan kebutuhan makanan pasien isoman dengan dana kas desa, atau ajak warga di sekelilingnya berpartisipasi,” katanya.

Baca juga: Ketua DPD apresiasi dermawan asal Aceh salurkan bantuan COVID-19

Ia mengingatkan, para pasien yg mengerjakan isoman untuk rutin mengecek saturasi oksigen. Jika saturasi oksigen rendah, harus segera mendapatkan penanganan medis, dari fasilitas layanan kesehatan terdekat.

“Jika saturasi oksigen sudah berada di bawah 80, ini artinya kondisi memburuk & harus segera mendapat penanganan medis lebih lanjut, khususnya bagi yg memiliki penyakit bawaan atau komorbid,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini kapasitas rumah sakit lapangan di Jawa Timur sudah mengalami penurunan. Kapasitas RS Lapangan Indrapura Surabaya saat ini terisi 224 pasien dari 410 bed yg tersedia.

Kemudian untuk RS Lapangan Idjen Boulevard Malang, dari total 316 bed kini terisi 275 pasien, & RS Lapangan Dungus Madiun cuma terisi 81 pasien dari total 137 kapasitas yg tersedia untuk merawat pasien konfirmasi positif COVID-19.

Baca juga: Ketua DPD: Komoditas pangan & kesehatan berpotensi dongkrak ekspor

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Jawa Timur tercatat ada sebanyak 74 pasien COVID-19 yg meninggal dunia pada saat mengerjakan isolasi mandiri. LaNyalla menegaskan hal tersebut tidak boleh lagi terjadi karena dapat diantisipasi.

“Peran Forkopimda hingga tingkat paling bawah penting sekali untuk sering memantau keadaan pasien isoman. Dengan informasi yg update, puskesmas setempat dapat cepat bergerak memberi pertolongan,” ucapnya.

LaNyalla memberi apresiasi kepada Pemprov Jawa Timur yg membuka program isi ulang oksigen gratis bagi pasien COVID-19. Layanan oksigen gratis yg dimulai di Surabaya Raya, & Malang Raya, kini sudah mulai melebar ke sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Tercatat, di Provinsi Jawa Timur, secara keseluruhan ada sebanyak 280.261 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, sebanyak 209.663 orang dilaporkan sudah sembuh, 18.899 dinyatakan meninggal dunia, & sisanya berada dalam perawatan.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2291622/lanyalla-ingatkan-pemda-rutin-pantau-kondisi-pasien-isolasi-mandiri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *