91065 rina nose yulianisuaracom -
in

Lagi, Rina Nose Beri Dukungannya Buat Jerinx SID & Nora Alexandra

Rina Nose [Yuliani/Suara.com]

Jerinx SID kini tengah ditahan terkait kasus pencemaran nama baik.

Simaknews.com – Artis Rina Nose kembali memberikan dukungannya kepada Nora Alexandra usai suaminya Jerinx Superman Is Dead (SID) ditahan Polda Bali.

Advertisements

Sebelumnya dia juga sempat mendukung Nora Alexandra saat dituding mengerjakan pencitraan lewat aksi sumbang nasi bungkus ke masyarakat Bali bersama Jerinx SID.

Lewat Instagram, perempuan 36 tahun itu mengunggah foto Jerinx SID & Nora Alexandra sedang berpelukan di Polda Bali. Tak lupa ia menuliskan kata-kata mutiara tentang sifat manusia.

“Kita sangat mudah membenci sesuatu yg tidak kita mengerti. Dan kalau sudah dimulai dengan rasa benci, biasanya sudah tidak ada ruang lagi untuk memahami makna dari sebuah sikap atau kata-kata,” tulis Rina Nose di Instagram, dikutip Minggu (23/8/2020).

62569 unggahan rina nose instagramatrinanose16 1598191560 -Unggahan Rina Nose [Instagram/@rinanose16]

“Sehingga yg diincar cuma keburukan di permukaannya saja,” sambungnya lagi.

Diakhir kata, Rina Nose menandai akun Instagram Jerinx SID & Nora Alexandra sebagai tanda dukungannya.

“All is well @ncdpapl @jrxsid,” ujar Rina Nose.

Unggahan itu pun mendapatkan respons dari Nora Alexandra. Dia mengucapkan terima kasih atas dukungan yg diberikan.

“Love kakak,” komentar Nora Alexandra.

“Selalu strong, energi positif yg kakak sering beri ke Nora menciptakan Nora kuat,” balas Rina Nose diikuti emoji hati.

Seperti diketahui, Jerinx SID dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) atas dugaan pencemaran nama baik.

Dia kedapatan mengunggah tulisan di Instagram dengan menyebut “IDI Kacung WHO” yg disertai emoji kepala babi. Jerinx SID pun sudah mengakui secara sadar menciptakan unggahan itu sebagai bentuk kritik. Dia juga sudah meminta maaf.

Kini Jerinx SID resmi ditetapkan sebagai tersangka pada 12 Agustus 2020 & langsung ditahan di Polda Bali.

Atas kasus ini, Jerinx SID dikenakan pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 310 KUHP & atau pasal 311 KUHP, sesuai dengan Laporan Polisi No. LP/263/VI/2020/Bali/SPKT, tanggal 16 Juni 2020.

Dia juga terancam menjalani sanksi enam tahun penjara & denda hingga Rp 1 miliar.

12

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by Agen Slot

Agen Slot Online Terbaru 2020

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0