oleh

La Nyalla menegaskan spirit kerja DPD sebagai advokat daerah

Slot SimakNews.com – La Nyalla menegaskan spirit kerja DPD sebagai advokat daerah,

Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti saat bersilaturahmi dengan Tim Sosialisasi DPD RI, di Jawir Creative Communal Space, Yogyakarta, Minggu (6/6/2021). ANTARA/HO-DPD RI.

Saya berharap Anda semua menjalin komunikasi yg intensif dengan seluruh senatorYogyakarta (ANTARA) – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menegaskan bahwa spirit kerja setiap anggota DPD adalah sebagai advokat atau pembela kepentingan masyarakat daerah.

“Ada empat anggota DPD RI di setiap provinsi & mereka memiliki tugas yg sama, yaitu sebagai advokat atau pembela daerah,” mengatakan La Nyalla saat bersilaturahmi dengan Tim Sosialisasi DPD RI, di Jawir Creative Communal Space, Yogyakarta, Minggu.

La Nyalla mengatakan sejak Oktober 2020, para pimpinan & para anggota DPD RI sepakat memperkenalkan tagline yg jadi spirit kerja, yaitu “Dari Daerah untuk Indonesia”.

“Perlu dipahami, ini bukan sekadar kalimat. Tetapi merupakan posisi yg sengaja kami ambil & perankan untuk meneguhkan diri sebagai wakil daerah. Karena dalam sumpah jabatan saat dilantik, kami para senator sudah berjanji atas nama Tuhan, bahwa akan bekerja sesuai tugas & kewajiban kami sebagai anggota DPD RI, yg merupakan wakil daerah di pusat,” mengatakan dia pula.

Anggota DPD, lanjut La Nyalla, juga merupakan orang-orang dari daerah yg bukan berasal dari partai politik.

“Sekali lagi saya tegaskan bahwa kami para senator bekerja untuk daerah. Mewakili daerah & memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat pusat,” ujar La Nyalla.

Senator asal Jawa Timur ini juga mengapresiasi kinerja Tim Sosialisasi DPD RI.

Menurutnya, regu ini adalah kepanjangan tangan DPD untuk menolong melihat & mendengar secara langsung permasalahan di daerah, khususnya yg dialami stakeholder yg ada di daerah.

“Saya berharap Anda semua menjalin komunikasi yg intensif dengan seluruh senator di setiap provinsi di Indonesia,” mengatakan dia lagi.

Ketua Tim Sosialisasi DPD RI Nasrullah menyatakan siap menolong pengenalan tugas & program-program DPD RI supaya lebih diketahui di masyarakat.

Kesempatan ini dimanfaatkan Nasrullah untuk menyampaikan aspirasinya.

“Kebetulan anggota regu pengenalan beberapa akbar adalah anggota guru & tenaga kependidikan honorer (GTKHNK 35+). Untuk itu, kami berharap dapat diperjuangkan supaya jadi PNS atau PPPK yg punya fasilitas sama dengan PNS,” katanya pula.

La Nyalla menyambut baik aspirasi tersebut. Ia menegaskan tetap komitmen untuk memperjuangkan nasib guru honorer dengan ikhlas.

“Tidak ada transaksional. Tanpa embel-embel ini itu. Kami DPD RI tidak harap timbal balik dari bapak ibu semua. Semua kita perjuangkan tanpa harap dapat apa pun. Yang penting tujuan guru honorer tercapai,” ujar La Nyalla.

Senator asal Jawa Tengah Bambang Sutrisno menyampaikan bahwa pengenalan ke rakyat memang sangat diperlukan. Sebab di masyarakat saat ini banyak yg belum paham tugas & fungsi DPD RI.

“Sosialisasi adalah hal penting bagi sebuah lembaga negara, sehingga DPD lebih diketahui luas di masyarakat hingga ke pelosok. Apalagi dalam satu provinsi cuma empat anggota DPD dengan wilayah yg sangat luas tentu sangat kewalahan dalam sosialisasi. Sehingga memang DPD RI perlu bantuan dari regu sosialisasi,” ujarnya lagi.

Ia menambahkan, regu pengenalan tidak perlu takut untuk terjun ke masyarakat. Karena, DPD RI adalah lembaga resmi, independen, bukan perwakilan partai tetapi wakil dari daerah.

Terkait permasalahan guru honorer, Bambang Sutrisno menyampaikan bahwa DPD sudah membentuk Pansus Guru Honorer yg siap memperjuangkan nasib guru honorer.

Senator NTB Evi Apita Maya berharap para guru honorer bersinergi dengan DPD supaya mengenalkan DPD RI ke masyarakat. Para guru pun dapat menyampaikan kepada para siswa bahwa anggota DPD merupakan representasi daerah.

“Karena sejauh ini masih banyak masyarakat yg belum tahu tentang DPD RI. Padahal perolehan suara para anggota DPD di tiap provinsi lebih akbar daripada anggota DPR,” ujarnya pula.

Senator asal Lampung Bustami Zainudin menjelaskan tugas utama DPD adalah pengawasan, legislasi & budgeting atau anggaran.

“Kami berharap masyarakat menyampaikan aspirasi kepada DPD & DPR di daerah. Jika dua lembaga tersebut diperkuat tentunya permasalahan daerah beres,” ujar dia lagi.

Sedangkan senator dari Jakarta Sylviana Murni menilai DPD kurang terekspose, karena memang mengutamakan aksi alias pekerjaannya untuk langsung memecahkan persoalan di lapangan.
Baca juga: Ketua DPD RI dukung Pemda DIY gerakkan sektor pariwisata
Baca juga: Anggota DPD RI ingatkan warga jaga dua bangunan bersejarah di Lampung

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2195578/la-nyalla-menegaskan-spirit-kerja-dpd-sebagai-advokat-daerah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *