oleh

KSP sampaikan masukan evaluasi implementasi Inpres Papua ke Wapres

-Umum-0 views

Rapat evaluasi tentang Percepatan Pembangunan Papua & Papua Barat yg digelar di Kantor Sekretariat Wakil Presiden yg melibatkan Kantor Staf Presiden di Jakarta, Selasa (16/2/2021). ANTARA/HO-KSP/aa.

Jakarta (ANTARA) – Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menyampaikan masukan terkait evaluasi implementasi Inpres Papua kepada Wakil Presiden (Wapres).

beincash

“KSP perlu dapat lebih terlibat dalam kerja-kerja Wakil Presiden, sesuai tugasnya untuk memberi dukungan pada Presiden & Wakil Presiden,” tutur Deputi IV KSP Juri Ardiantoro saat menghadiri Rapat Deputi PMK & Pemerataan Pembangunan Setwapres & Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Kemiskinan & Otonomi Daerah, di Jakarta, Selasa.

Strategi quickwins Percepatan Pembangunan Papua & Papua Barat yg melibatkan anggaran Rp8,4 triliun dievaluasi oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Baca juga: KKP: Sentra kelautan Mimika dapat jadi episentrum perikanan Papua

Pasalnya, quickwins yg sudah disusun Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ini menghadapi tantangan anggaran & refocusing.

Sekretariat Wakil Presiden kemudian meminta sejumlah masukan termasuk dari Kantor Staf Presiden (KSP) yg sudah mengawal isu Papua sejak 2015.

Juri menyadari quickwins tidak akan mudah dijalankan. Namun kalau seluruh pihak memiliki perhatian yg sama & bersama-sama bekerja untuk Papua, target itu dapat tercapai.

Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa isu Papua jangan cuma dipikirkan dari aspek implementasi, tetapi juga aspek strategi komunikasi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden RI (Keppres) Nomor 20 Tahun 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua & Papua Barat.

Lewat Inpres Nomor 9 tahun 2020, Presiden menunjuk Wakil Presiden Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Koordinasi Terpadu Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Provinsi Papua Barat.

Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani yg juga hadir pada rapat itu menyampaikan, perlu ada kebijakan untuk meningkatkan status proyek-proyek pembangunan, meningkatkan sinkronisasi, & pertanggungjawaban dalam mengawal isu Papua.

Baca juga: Ketua MPR: Kaji langkah efektif tumpas KKSB

Jaleswari menjelaskan, selama ini ada tiga persoalan akbar di Papua. Di antaranya, politik, politik dalam negeri, & politik luar negeri.

“Program-program quickwins tidak boleh terkesan top down. Penting sekali untuk mengingat tokoh agama, tokoh masyarakat adat, & tokoh perempuan,” mengatakan Jaleswari.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV KSP Widiarsi Agustina menambahkan, Percepatan Pembangunan Papua & Papua Barat harus melalui pendekatan secara manusiawi. Dengan begitu, pembangunan ini tidak akan melintir & dikapitalisasi oleh unit oposisi terkecil.

Sementara itu Tenaga Ahli Utama Kedeputian V KSP Theo Litaay menilai, komunikasi politik jadi salah satu poin penting dalam implementasi Inpres tersebut.

Theo menjelaskan, pola gerak orang Papua relatif statis, tidak seperti di Jawa.

“Orang Papua tidak semudah orang Indonesia lain mengalami pembangunan yg dilakukan di daerah lain, karena ini komunikasi politik jadi penting,” tambah Theo.

Baca juga: Mendikbud optimistis kemajuan pendidikan di Provinsi Papua Barat

Staf Khusus Wapres Bidang Kemiskinan & Otonomi Daerah M Imam Aziz menambahkan, Inpres soal Papua diharapkan dapat membawa perubahan bagi Papua.

Menurut dia persoalan partisipasi masyarakat sipil harus didukung oleh birokrat & elite masyarakat sipil yg ada.

“Sebagai contoh gereja-gereja di Papua harus dapat berjumpa dengan gereja-gereja di Jakarta,” tambah Imam.

Secara keseluruhan, rapat ini pun menghasilkan strategi baru dalam Inpres. Terutama soal peningkatan kerja sama dengan stakeholders, mengelola komunikasi publik secara terpadu, meningkatkan kerja sama dalam menciptakan kondisi wilayah, & penguatan koordinasi.

Selain itu, pendekatan wilayah adat juga jadi hal penting, sehingga Inpres ini benar-benar membawa perubahan bagi Papua.

Baca juga: KSP: Surplus perdagangan bukti kerja keras pemerintah pulihkan ekonomi
Baca juga: Moeldoko yakinkan masyarakat yg hinggakan aduan tak ditangkap

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2003249/ksp-sampaikan-masukan-evaluasi-implementasi-inpres-papua-ke-wapres

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *