oleh

KPU Yalimo miliki 45 hari untuk mempersiapkan PSU

Pencoblosan Pilbup Yalimo di salah satu TPS pada tanggal 9 Desember 2020. ANTARA/Marius Frisson Yewun

Karena anggaran sisa itu tidak cukup membiayai PSU, KPU akan mengajukan rencana anggaran ke pemerintah daerah untuk tambahan.Wamena (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo, Papua, miliki waktu 45 hari untuk mempersiapkan pemungutan suara ulang (PSU) di dua distrik, masing-masing 76 tempat pemungutan suara di Welarek & 29 TPS di Apalapsili.

beincash

Ketua KPU Kabupaten Yalimo Yehemia Walianggen melalui telepon selulernya kepada ANTARA di Wamena, Ahad, menjelaskan durasi tersebut terhitung sejak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tanggal 19 Maret 2021.

“Di dalam putusannya itu, waktu pelaksanaan PSU itu hari kerja sehingga pada hari-hari libur itu tidak akan dihitung, termasuk libur nasional tidak masuk dalam 45 hari. Pada saat ini kami mengerjakan konsultasi & koodinasi dengan pimpinan secara berjenjang,” katanya.

KPU memastikan dalam waktu dekat akan mengerjakan pertemuan dengan pemerintah daerah guna membahas anggaran karena sisa dana hibah pilkada tidak cukup untuk membiayai PSU.

Anggaran yg hendak diusulkan itu, mengatakan dia, nantinya dialokasikan juga untuk bawaslu maupun pengamanan.

“Karena anggaran sisa itu tidak cukup membiayai PSU, kami akan mengajukan rencana anggaran ke pemerintah daerah untuk tambahan,” katanya.

Baca juga: 52 TPS di Distrik Aphalapsili Yalimo lakukan pemungutan suara susulan

Yehemia Walianggen memastikan tidak ada lagi upaya hukum dari pasangan calon kepala daerah/wakil kepala daerah ke Mahkamah Konstitusi setelah PSU ini. Pasalnya, dalam amar putusan MK sudah disebutkan demikian.

Mantan Ketua Bawaslu Kabupaten Yalimo itu menyebutkan pelaksanaan pilkada di daerah ini menghabiskan anggaran negara yg relatif cukup besar.

Setelah penetapan jadwal PSU, pihaknya akan menyosialisasikan kepada masyarakat, termasuk pengenalan tentang putusan MK.

Dalam pengenalan putusan MK itu, dia tidak dapat menyalahkan para pihak, baik penyelenggara, pengawas pemilu, pihak terkait, pasangan calon, maupun simpatisan. Akan tetapi, ini adalah putusan yg sudah final & memerintahkan kepada penyelenggara pemilu di daerah ini untuk melaksanakan PSU.

KPU berharap mereka tidak mendapat intimidasi dalam pelaksanaan PSU, tetapi bekerja secara bebas sesuai dengan tahapan & prosedur.

“Pada prinsipnya PSU itu jadi tanggung jawab semua pihak, baik pasangan calon, massa pendukung, KPU, pemerintah daerah, aparat keamanan, maupun masyarakat secara luas, khususnya dua distrik,” katanya.

Baca juga: Pleno KPU Yalimo sempat ricuh, satu anggota Polri terpanah

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2054690/kpu-yalimo-miliki-45-hari-untuk-mempersiapkan-psu

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *