IMG 20200322 132227 -
in

KPU Bantul persyaratkan keterangan bebas pailit bagi bakal paslon

KPU Bantul (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memberlakukan persyaratan keterangan bebas pailit bagi bakal pasangan calon bupati & wakil bupati yg akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Advertisements

Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho di Bantul, Rabu, mengatakan setelah ditetapkannya persyaratan pencalonan Pilkada 2020, KPU Bantul sudah mengadakan rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait guna membahas persiapan berkas pencalonan & berkas bakal paslon Pilkada Bantul 2020.

“Beberapa hal penting yg jadi pokok diskusi dalam rakor di antaranya adalah adanya surat keterangan bebas pailit atau bangkrut yg harus dimiliki bakal paslon sebagai berkas syarat pencalonan,” katanya.

Baca juga: Bawaslu Bantul ingatkan bakal pasangan calon dapat didiskualifikasi

Menurut dia, surat keterangan bebas pailit yg mengeluarkan adalah Pengadilan Niaga & bukan Pengadilan Tinggi DIY, sehingga untuk mengurusnya harus sesuai dengan domisili atau tempat tinggal bakal pasangan cabup & cawabup.

“Untuk bakal paslon yg ber-KTP atau berdomisili di Kabupaten Bantul maka untuk pengurusannya di Pengadilan Niaga Semarang (mencangkup Jawa Tengah & DIY),” katanya.

Menurut dia, ada 10 partai politik (parpol) yg sudah diundang untuk mengikuti rakor tersebut. Ke-10 parpol itu merupakan partai politik yg memperoleh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul.

Baca juga: KPU Bantul dorong pemilih disabilitas aktif setiap tahapan Pilkada

KPU Bantul mengimbau kepada partai politik yg akan mengusung calonnya maju dalam Pilkada Bantul 2020, hendaknya dalam mengisi formulir persyaratan seperti B.KWK, B1.KWK, B2. KWK, & formulir lainnya yg harus sesuai bukti diri dalam KTP-elektronik.

“Hal ini guna memudahkan KPU Bantul dalam menelusuri kebenaran & keabsahan data karena yg jadi acuan adalah bukti diri sesuai KTP-elektronik,” katanya.

Didik mengatakan bahwa syarat pencalonan harus sudah dikumpulkan & memenuhi syarat pada saat pendaftaran pasangan calon yg mulai dibuka pada 4-6 September 2020.

Baca juga: Bawaslu Bantul dorong KPU cegah potensi rendahnya partisipasi pemilih

“Sedangkan untuk syarat calon yg dikumpulkan pada saat pendaftaran apabila ada yg perlu diperbaiki maka dapat dilakukan perbaikan syarat calon pada 14-16 September 2020,” katanya.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1678062/kpu-bantul-persyaratkan-keterangan-bebas-pailit-bagi-bakal-paslon

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by dono

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0