oleh

KPI temukan 920 potensi pelanggaran lembaga penyiaran selama 2020

Slot SimakNews.com – KPI temukan 920 potensi pelanggaran lembaga penyiaran selama 2020,

Anggota Bidang Kelembagaan KPI Pusat Hardly Stefano Periella (kiri) pada saat menyampaikan materi dalam PressCamp KPI di Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (5/9/2021). ANTARA/Vicki Febrianto

Kota Batu, Jawa Timur (ANTARA) – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyatakan sepanjang 2020 menemukan sebanyak 920 potensi pelanggaran oleh lembaga penyiaran yg ada di dalam negeri.

“Dari total 920 potensi pelanggaran tersebut, berasal dari 306 program siaran yg ditayangkan di Indonesia,” mengatakan anggota Bidang Kelembagaan KPI Pusat Hardly Stefano Periella di Kota Batu, Jawa Timur, Minggu malam.

Pada 2020 KPI, mengatakan Hardly, menemukan 920 potensi pelanggaran yg meliputi 306 program siaran.

Menurut dia, angka ini ada yg mengatakan angka yg akbar atau ada yg bilang sedikit.

Hardly menjelaskan bahwa KPI saat ini mengerjakan supervisi kepada 16 induk jaringan televisi yg ada di Indonesia. Dari 16 jaringan induk tersebut, rata-rata per hari memiliki sebanyak 15 program siaran.

Dengan jumlah tersebut, lanjut dia, dalam sehari, masyarakat memiliki kurang lebih sebanyak 240 program alternatif yg disiarkan. Jika dibandingkan dengan jumlah potensi pelanggaran yg ada, rata-rata potensi pelanggaran sebesar 1 persen per hari.

“Total produk siaran 240, kalau dibandingkan dengan potensi pelanggarannya itu 1 persen per hari. Itu potensi,” katanya.

Untuk memutuskan apakah potensi pelanggaran tersebut merupakan sebuah pelanggaran, menurut dia, perlu proses verifikasi & lainnya. Dengan data tersebut, sesungguhnya lembaga penyiaran yg ada di Indonesia masih beroperasi sesuai dengan koridor regulasi yg berlaku.

“Dengan data ini, kondisi penyiaran kita masih sesuai dengan koridor regulasi. Masih ada 99 persen yg masih baik dibanding 1 persen yg jadi potensi pelanggaran,” ujarnya.

Dari total potensi pelanggaran sebanyak 920 temuan tersebut, Hardly mengatakan bahwa KPI akhirnya memutuskan sebanyak 93 program yg dinyatakan melanggar. Pelanggaran tersebut sudah diberikan sanksi oleh KPI.

“Sanksi sepanjang 2020 dari temuan itu, KPI memutuskan ada 93 program yg melanggar, & kami memberikan sanksi variatif,” katanya.

Ia mengharapkan masyarakat Indonesia dapat memilih program siaran yg berkualitas. KPI mencatat pada tahun 2020 ada kurang lebih 114 program siaran yg memiliki kualitas baik & mendapatkan penghargaan.

“KPI pada tahun 2020 memiliki 114 siaran berkualitas. Ada Anugerah KPI & lainnya. Pertanyaannya apakah kita akan memperbincangkan 93 program yg bermasalah atau menyebarkan 114 program yg baik,” mengatakan Hardly.

Baca juga: Didesak setop tayangan sinetron “Zahra”, KPI kaji potensi pelanggaran

Baca juga: KPI sebut batasan iklan rokok kecenderungan pelanggaran P3SPS

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2373534/kpi-temukan-920-potensi-pelanggaran-lembaga-penyiaran-selama-2020

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *