bola -
in

Konsorsium Arab Saudi dikabarkan batal akuisisi Newcastle

Ilustrasi – Pemain sepakbola Liverpool Joe Gomez berebut bola dengan pemain sepakbola Newcastle United Miguel Almiron, saat pertandingan antara Newcastle United melawan Liverpool berlanjut di tempat tertutup dalam Liga Premier menyusul penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di St James’ Park, Newcastle, Britain, Minggu (26/7/2020). Pool via REUTERS/Owen Humphreys/WSJ/cfo

Jakarta (ANTARA) – Rencana akuisisi Newcastle United oleh konsorsium yg disokong Arab Saudi dikabarkan batal, setelah kelompok itu mengumumkan mereka mengakhiri ketertarikan mereka pada Kamis, begitu diberitakan Reuters.

Advertisements

Grup tersebut, yg di dalamnya terdapat perusahaan pengelola dana kekayaan Arab Saudi PIF, PCP Capital Partners and Reuben Brothers, dilaporkan sempat menawarkan dana sebesar 300 juta pound untuk membeli Newcastle kepada pebisnis Britania Mike Ashley.

“Dengan apresiasi mendalam kepada komunitas Newcastle & signifikansi klub sepak bolanya, kami sudah mengambil keputusan untuk menarik ketertarikan kami untuk membeli Newcastle United Football Club,” begitu pernyataan grup tersebut.

“Kami mengerjakannya dengan rasa menyesal, sebab kami tertarik & berkomitmen sepenuhnya untuk berinvestasi di kota Newcastle yg hebat, & percaya bahwa kami dapat mengembalikan klub ke posisi yg layak dalam sejarah, tradisi, untuk para penggemar.”

“Sayangnya proses yg berkepanjangan dengan kondisi saat ini ditambah ketidakpastian global menjadikan investasi potensial ini tidak lagi layak secara komersial,” tambahnya.

Baca juga: Gagal akusisi MU, Putra Mahkota Arab Saudi akan beli Newcastle United
Baca juga: Saint-Maximin didekati PSG, begini jawaban Steve Bruce

Dewan Liga Inggris sudah mengerjakan pemeriksaan kepada proses pengambil alihan itu sebagai bagian “tes para pemilik & direktur,” yg mengevaluasi kelayakan grup-grup pemilik.

Meski begitu CEO Liga Inggris Richard Masters pada bulan lalu sempat menyatakan bahwa rencana pembelian tersebut berada dalam posisi rumit.

“Pada akhirnya, proses tanpa kepastian yg berlangsung panjang antara grup investasi & para pemilik sudah habis & tesis investasi kami tidak dapat dilanjutkan,” mengatakan grup itu menambahkan.

Grup tersebut menuturkan bahwa keadaan jadi semakin sulit karena ketidakpastian mengenai kapan musim depan akan dimulai, & norma-norma baru yg akan harus diterapkan pada pertandingan, latihan, maupun aktivitas-aktivitas lain.

Salah satu masalah yg sempat menimbulkan kritik kepada upaya grup konsorsium Arab Saudi adalah respon negara Teluk itu kepada kasus penyiaran Liga Inggris tanpa izin di sana.

Pada bulan lalu, panel World Trade Organization (WTO) mengatakan Arab Saudi sudah melanggar peraturan global terkait hak-hak kekayaan intelektual karena gagal memblokir penyiaran tayangan olahraga & film ilegal .

Arab Saudi juga dianggap banyak mengerjakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) oleh negara-negara Eropa & AS, yg juga menimbulkan banyak kritik kepada langkah konsorsium.

Baca juga: Barcelona tawarkan Philippe Coutinho ke Arsenal & Newcastle United
Baca juga: Newcastle siap keluarkan Rp967 miliar untuk boyong Gareth Bale

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1642302/konsorsium-arab-saudi-dikabarkan-batal-akuisisi-newcastle

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by IDN Sport

Staff pada Grup operator label swasta terbesar yang menggunakan tulang punggung kami di ASIA. Rekam jejak yang terbukti selama lima tahun dan lebih dari 300 klien dengan basis klien terbesar dari jaringan multipemain.

Bergabung bersama IDNSport.net dan rasakan apa itu game online masa depan. Kami memiliki semua alat yang diperlukan untuk mengungguli persaingan dan kami menyediakan kolaborasi ujung ke ujung untuk memastikan kemajuan bisnis yang berkelanjutan. Jangan lewatkan kesempatan ini dan bergabunglah dengan jaringan game online terbesar di Asia!

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0