oleh

Komeng & Grup Lawaknya Diusir di Acara Pernikahan

Komeng di lapangan Madya, Senayan Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018). [Ismail/Suara.com]

“Kita ada penggemarnya. Ada orang yg ke sana mau nonton lawak,” mengatakan Komeng.

Simaknews.com – Komedian Komeng menceritakan bagaimana sulitnya dulu mencari uang dari lawak. Dia masih ingat betul pernah mengisi acara di sebuah kelab malam & undangan pernikahan.

“Kayak habis ikut festival, lawak-lawak zaman dulu banyakan off air-nya di night club. Pangeran Jayakarta, Gajah Mada. Pokoknya saya hapal deh. Saya ngisi-ngisi di situ,” mengatakan Komeng di kanal YouTube Gofar Hilman dikutip Sabtu (19/9/2020).

Menurut Komeng, tampil di kelab malam merupakan pengalaman berharga untuknya. Apalagi dia punya penggemar fanatik.

Komeng bercerita, ada penggemarnya yg rela datang untuk melihat penampilannya bersama grup lawaknya, Diamor, di kelab malam.

33106 komeng 1600589062 -Komeng di lapangan Madya, Senayan Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018). [Ismail/Suara.com]

Padahal, dia & grupnya baru beraksi pada tengah malam.

“Kita ada penggemarnya. Ada orang yg ke sana mau nonton lawak. Tapi dia sambil minum. Ada jamnya. Misalnya diskonya jam sekian, terus ada yg bahagia dengan penyanyi ini. Dia datang sekitar jam 8 jam 9. Nah yg demen lawak bangsa jam dua belas, udah ke sananya baru striptis,” ujarnya.

“Makanya saya kelar jam satu jam dua, tetapi saya nggak langsung pulang. Nonton yg terakhir. Kan rugi mumpung gratis, jadi sekalian” katanya lagi disambut tawa Gofar.

Komeng membenarkan dia & grup lawaknya pernah dibayar dengan kue.

“Itu sih acara kondangan. Sebenarnya nggak diundang. Setiap lihat janur kuning biasanya kita menawarkan diri. Itu buat jam terbang aja,” ucap Komeng.

Menurut Komeng hal tersebut dilakukan karena saat itu sangat jarang ada program komedi di televisi.

“Kalau dulu jarang banget. Mana ada program lawak di televisi. Ada cuma selingan,” mengatakan Komeng.

o 19n1vkes5h1d1pcrou85c91kiha 1600589065 -Komedian Komeng. [suara.com/Ismail]

Miris sekaligus lucu, Komeng & grupnya tak jarang diusir ketika menawarkan diri melawak di acara pernikahan.

“Jadi kita carinya ke situ-situ (undangan pernikahan). Ada juga yg nolak ‘macam-macam aja lu. Orang lagi kondangan lu ngelawak. Diusir ya udah kita jalan lagi. Lihat janur berhenti,” ujarnya lagi.

12

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *