oleh

KJRI Kuching pulangkan dua WNI setelah melahirkan di Sibu

Slot SimakNews.com – KJRI Kuching pulangkan dua WNI setelah melahirkan di Sibu,

Konsul Jenderal RI di Kuching, Yonny Tri Prayitno mengatakan, pihaknya sudah menolong pemulangan dua orang ibu WNI yg baru saja melahirkan, karena keduanya tidak memiliki dokumen keimigrasian saat masuk ke Malaysia. (Istimewa)

Pontianak (ANTARA) – Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching, Yonny Tri Prayitno mengatakan, sudah menolong pemulangan dua warga negara Indonesia yg baru saja melahirkan di Rumah Sakit Sibu, karena tidak memiliki dokumen keimigrasian saat masuk ke Malaysia.

“Mereka berdua bersama kedua anak yg baru dilahirkan ini diserahkan oleh pihak Imigrasi Sibu karena tidak memiliki dokumen perjalanan yg benar. Dan kami menolong memulangkannya melalui PLBN Entikong,” mengatakan Yonni Tri Prayitno di Kuching, Sabtu.

Baca juga: KJRI Kuching imbau PMI patuhi aturan “lockdown” pemerintah Malaysia

Baca juga: KJRI Kuching selenggarakan Shalat Idul Fitri secara terbatas

Ia menjelaskan, kedua WNI yg dipulangkan tersebut yaitu Rosiati asal Sambas (Kalbar) setelah melahirkan anak laki-laki yg sempat dirawat di Rumah Sakit Sibu karena pendarahan. Kemudian Rika asal Banten yg melahirkan anak laki-laki di Rumah Sakit Daro Sarawak.

“Mereka berdua tidak memiliki dokumen perjalanan yg sah sehingga ditahan pihak imigrasi Sibu, selanjutnya atas dasar kemanusiaan keduanya diserahkan ke KJRI Kuching untuk dibantu kembali ke Indonesia melalui PLBN Entikong,” katanya.

Menurutnya, proses pemulangan berjalan lancar & dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan COVID-19.

“Di Entikong mereka diterima oleh Satgas pemulangan WNI/PMI untuk selanjutnya diproses pemulangan ke daerah masing-masing setelah menjalani proses karantina & pencegahan COVID-19,” ujarnya.

Terpapar COVID-19

Kepala KJRI Kuching Yonny Tri Prayitno juga mengimbau supaya para WNI/PMI yg ada di Sarawak sering mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga stamina, cukup istirahat, menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan, mengpakai masker & menghindari berkerumun secara serta jangan bepergian kalau tidak ada keperluan yg mendesak.

Dia menyatakan perlu mengingatkan hal itu karena pandemi COVID-19 hingga saat ini belum berakhir. Bahkan ia mengakui kini sedang menjalani isolasi karena terpapar COVID-19.

Yonny menyatakan dirinya sejak 21 Mei 2021 sudah dinyatakan positif COVID-19. Dia memperkirakan dirinya dapat terkonfirmasi positif COVID-19, karena kelelahan saat mengerjakan tugas & kurang menjaga stamina.

“Saya sekarang masih mengerjakan isolasi berdikari hingga 17 Juni 2021 setelah sempat masuk ICU di rumah sakit di Kuching. Dan alhamdulillah kondisi saya saat ini sudah mulai membaik,” katanya.

Baca juga: Dua WNI bebas sanksi mati dideportasi dari Kuching Malaysia

Baca juga: Dua PMI asal Sulawesi terbebas dari sanksi mati di Malaysia

Baca juga: KJRI Kuching siapkan bantuan hukum terkait vonis mati warga Kalbar

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2207334/kjri-kuching-pulangkan-dua-wni-setelah-melahirkan-di-sibu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *