oleh

Kisah Rey Utami di Bui, Rajin Ibadah hingga Putuskan Hijrah

Rey Utami [Evi Ariska/Suara.com]

“Alhamdulillah saya baik. Di sini kelihatan berat badan saya naik 14 kilo,” mengatakan Rey Utami.

Simaknews.com – Rey Utami mengisahkan kegiatannya sewaktu mendekam di bui. Tak banyak yg dapat dia dilakukan karena pandemi Covid-19 membatasi pergerakan para tahanan.

beincash

Hal itu diceritakan presenter 33 tahun ini di kanal YouTubenya yg diunggah, Minggu (13/12/2020).

“Ada yg nanya juga teman-teman kegiatannya di dalam (penjara) ngapain sih? Di dalam sebenarnya kegiatannya nggak terlalu banyak, karena Covid kita tidak ada kerumunan,” mengatakan Rey Utami.

Di penjara, istri Pablo Benua ini banyak menghabiskan waktu dengan beribadah & membaca buku. Tak jarang ia bercengkerama dengan tahanan lain di waktu luang.

Baca Juga: Rey Utami Ungkap Pablo Benua Bebas Bulan Depan

“Jadi bangun tidur solat, kita ngaji, dzikir, terus solat dhuha. Setelah itu sambil nunggu zuhur kita baca buku. Setelah itu makan atau baca buku lagi atau ngobrol sesama tahanan hingga magrib,” ujarnya.

Kegiatan itu terus menerus dilakukannya selama satu tahun empat bulan. Hingga akhirnya dia mendapat hidayah & memutuskan hijrah.

Rey Utami [Evi Ariska/Suara.com]

“Setelah Magrib, ngaji, Isya baru tidur terus sering begitu selama setahun empat bulan,” katanya.

Kekian, keadaan Rey Utami semakin membaik pasca keluar dari bui. Ia bahkan mengalami kenaikan berat badan.

“Alhamdulillah saya baik. Di sini kelihatan berat badan saya naik 14 kilo,” ucapnya.

Baca Juga: Kembali Jadi YouTuber, Rey Utami Sampaikan Maaf ke Fairuz A Rafiq

Rey Utami bebas dari Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur pada 8 November 2020.

Sebelumnya, Rey Utami divonis satu tahun empat bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas kasus pencemaran nama baik kepada Fairuz A Rafiq.

Kasus yg juga diketahui sebagai kasus video ikan asin berawal dari ucapan mantan suami Kumalasari, Galih Ginanjar di YouTube milik Pablo & Rey.

Dalam sesi wawancara bersama Rey, Galih menyinggung organ intim Fairuz yg ia katakan bau ikan asin.

Tak terima dengan ucapan tersebut, Fairuz A Rafiq melaporkan ketiganya ke Polda Metro Jaya.

Di pengadilan, ketiganya dapat vonis berbeda-beda. Rey Utami divonis 1 tahun 4 bulan penjara, Pablo 1 tahun 8 bulan penjara, sementara Galih 2 tahun 4 bulan penjara.

Saat ini, Pablo masih mendekam di penjara Rutan Salemba, Jakarta Timur selama 4 bulan ke depan.

Sayangnya selepas dari Rey Utami bebas dari penjara, Pablo Benua dengan mantap mengutarakan niatannya buat bercerai.

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *