oleh

Kisah Pilu Anak Bule, Disiksa & Dibuang dari Kecil Gara-Gara Ibu Pecandu Narkoba

Slot SimakNews.com

Kisah Pilu Anak Bule, Disiksa & Dibuang dari Kecil Gara-Gara Ibu Pecandu Narkoba

,

Online – Kisah piluanak bule bernama Harry ini cukup menyayat hati. Sejak kecil dia sudah mengalami tindakan kasar dari ibu kandungnya. Dia mengaku sering disiksa sang ibu, bahkan ‘dibuang’ begitu saja seolah tak mengharapkan kehadirannya.

Tak cukup hingga disitu, anak broken home ini juga tak diperhatikan ayahnya. Dia sempat tinggal bersama sang ayah, tetapi akhirnya keluar dari rumah itu. Harry kemudian jadi anak nakal & sempat terjerumus pergaulan yg salah.

Berikut ulasannya.

Usia 21 Tahun

Harry adalah anak bule remaja yg baru menginjak usia 21 tahun. Diketahui dirinya merupakan remaja bule yg berasal dari Inggris.

Ia mengaku memiliki darah campuran, karena dia berasal dari United Kingdom & lahir di Inggris namun akbar di Wales Utara. Dijelaskan dalam tayangan unggahan saluran Youtube Satria Ponde, Harry berkeharapan untuk jadi seorang Youtuber.


Ia berkeharapan untuk mengubah hidup dari kisah sebelumnya & mengharapkan sesuatu yg lebih positif.

“Iya sesuatu yg positif & mengerjakan sesuatu yg saya suka juga,” ungkapnya sebelum menceritakan kisah pilu kehidupannya.

Sering Disiksa, Ibu Pecandu Narkoba

Begitu mengejutkan, ketika ia diminta menceritakan mengenai keluarganya. Ia mengaku kedua orangtuanya tidak ada yg baik. Harry mengungkapkan kedua orangtuanya merupakan seorang pecandu narkoba.

Bahkan sedari kecil ia tidak pernah dihiraukan & diurus oleh kedua orangtuanya.


Ia diabaikan, & tentu saja ini akan menciptakannya kekurangan kasih sayang dari sosok ayah & ibunya. Bukannya mendapat kasih sayang & perhatian, justru pada saat ia berusia 7 tahun Harry kerap kali disiksa hingga mendapati memar dari ujung kepala hingga ujung jari kakinya.

“Disiksa baik secara mental, psikis, & fisik. Ibu saya, ibu saya adalah pecandu alkohol,” papar Harry menceritakan kisah pilunya.

Anak Broken Home

Harry merupakan anak ‘broken home’. Orangtuanya sudah bercerai. Ia tidak seberuntung teman-temannya yg dapat merasakan kehangatan kasih sayang keluarga.

Harry mengaku ibunya sempat mengatakan bahwa ayah Harry tak pernah mensayangi & menyayangi anaknya. Bahkan sudah tak pernah peduli.


Hal ini tentu sangat susah diterima oleh Harry yg ketika itu masih sangat kecil & berusia 7 tahun. Sungguh berat menerima semua yg tengah terjadi.

“Itu sangat susah sekali menerimanya, karena anak kecil yg diharapkan cuma orangtuanya,” lanjut Harry.

Sempat Pakai Narkoba & Diusir

Kisah pilu yg dihadapi & didapatkan dari keluarganya tentu berdampak pada kondisi psikologi Harry. Semasa sekolah ia jadi anak yg nakal & gemar main di luar.

Masalah demi masalah pun terjadi, mulai dari kegiatan belajarnya. Setelah pulang dari sekolah ia harus merasakan berantaknya keluarga yg dimiliki di rumah & bahkan sang ayah tidak memperbolehkan Harry tinggal bersamanya.


Ia pun akhirnya tinggal di sebuah tempat di mana anak-anak terlantar yg tak memiliki rumah berkumpul & terpengaruh hal-hal buruk, mulai dari mabuk hingga memakai narkoba.

“Saya diusir dari sana & kemudian ditempatkan di rumah foster,” ungkap bule malang tersebut.(merdeka.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *