oleh

Kirana Larasati Tak Sependapat dengan Jerinx SID, Begini Katanya

Aktris Kirana Larasati [Simaknews.com/Wahyu Tri Laksono]

Kirana Larasati menghargai kebebasan berpendapat.

Simaknews.com – Kirana Larasati turut menyoroti penahanan atas Jerinx Superman Is Dead (SID) akibat unggahannya yg menyebut “IDI Kacung WHO”.

Kirana Larasati sepakat akan kebebasan berpendapat, namun tak menyampingkan kepentingan masyarakat luas.

“Oke saya mengerti freedom of speech (kebebasan berpendapat). Aku juga seseorang yg tidak mau dibatasi berekspresi,” mengatakan Kirana Larasati, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2020).

Drummer Superman is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx (tengah) didampingi istrinya Nora Alexandra (kiri) berjalan usai menjalani pemeriksaan di Polda Bali, Denpasar, Bali, Selasa (18/8/2020). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

“Tapi selain kepentingan satu orang yg punya freedom of speech, ada juga ratusan juta penduduk yg dapat terdampak dari viralnya perbuatan satu orang. Jadi dalam kita melihat suatu kasus itu enggak dapat melihat satu sudut pandang saja, kita harus lihat dari sudut pandang yg lain,” katanya menjelaskan.

Lebih lanjut, janda anak satu ini menuturkan, semestinya sebelum berpendapat suami Nora Alexandra itu tak terpaku oleh satu sudut pandang. Menurut Kirana Larasati, alangkah baiknya kalau Jerinx SID melihat kebaikan atau akibat dari pernyataannya terlebih dahulu.

“Oke kita ngomongin freedom of speech, bagaimana dengan akibat orang-orang lain kalau jadi tidak pakai masker? Atau kalau jadi berkerumun di tempat banyak. Karena ok, katanya percaya covid ,tapi tidak yakin covid sebahaya itu, buat yg sehat mungkin tidak bahaya. Buat yg sakit gimana?,” ucap perempuan 32 tahun ini.

Jika sudah dapat melihat sudut pandang secara luas, maka hal seperti itu tidak akan terjadi & menimbulkan pro kontra.

“Awalnya gini, saya yg harus saya terapkan di diri saya & saya juga menyarankan ke teman-teman semua, mulai lah adil sejak dalam pikiran,” kata Kirana Larasati.

Seperti diketahui, Jerinx SID dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) atas dugaan pencemaran nama baik. Musisi 43 tahun ini kedapatan mengunggah tulisan di Instagram dengan menyebut “IDI Kacung WHO” yg disertai emoji kepala babi.

Jerinx SID pun sudah mengakui secara sadar menciptakan unggahan itu sebagai bentuk kritik. Dia juga sudah meminta maaf.

Jerinx SID resmi ditetapkan sebagai tersangka pada 12 Agustus 2020 & langsung ditahan di Polda Bali.

Atas kasus ini, Jerinx SID dikenakan pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 310 KUHP & atau pasal 311 KUHP, sesuai dengan Laporan Polisi No. LP/263/VI/2020/Bali/SPKT, tanggal 16 Juni 2020.

Dia juga terancam menjalani sanksi enam tahun penjara & denda hingga Rp 1 miliar.

12

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *