oleh

Ketum PSSI Minta Shin Tae-yong Balaskan Dendam Indonesia ke Vietnam

PSSI

Slot Informasi, Indonesia – Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, meminta Shin Tae-yong untuk dapat membalaskan dendam Timnas Indonesia kepada Vietnam. Dia berharap Indonesia dapat bangkit dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia memang beberapa kali dipermalukan oleh Vietnam. Mulai dari Indonesia kalah di final SEA Games 2019, hingga ditaklukkan 1-4 oleh Vietnam di Bali pada pertemuan perdana Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Kekalahan itu tampaknya membekas buat Iriawan, khususnya saat Indonesia dikalahkan Vietnam di final SEA Games 2021. Maka dari itu, Iriawan meminta Shin Tae-yong dapat membalaskan dendam Indonesia kepada Vietnam.

“Dendam secara olahraga, secara sepa kbola, ekspetasi kemarin cukup tinggi di SEA Games, kami enggak nyangka playmaker kami (Evan Dimas) diambil (dicederai) & kaget, begitu lah permainan sepak bola ada taktik, strategi, & teknik,” ungkap Mochamad Iriawan kepada wartawan.

Daftar slots onlin

Juventus vs Inter Milan: Upaya Lukaku Akhiri Kutukan

Andrea Pirlo: Juventus Termotivasi Lawan Juara Baru Italia

Shin Tae-yong Minta Pemain Timnas Indonesia Contoh Perjuangan…

“Maka saya minta kepada Shin Tae-yong jaga mereka yg pemain-pemain kunci, Pratama Arhan punya kelebihan lemparan dapat masuk dari pinggir lapangan, kaya kemarin pas internal game, juga di Kroasia. Kemudian juga Evan Dimas, dia bagus, luar biasa, jadi itu kira-kira asa kepada mereka,” sambung dia.

Iriawan juga mendukung Shin mengerjakan apapun yg dapat membangkitkan mentalitas Indonesia. Dia juga membenarkan kalau Shin meminta pemain latihan tambahan di luar bersama skuat,

“Silakan latihan di lapangan di luar dari porsi yg ada. Latihan gym boleh di jam sekian, jadi misal mereka kurang kan ada fasilitas, dapat dilakukan itu, itu maksud Shin,” pungkas Iriawan.

Pasukan Shin sendiri akan berangkat ke Dubai, UEA pada 17 Mei. Mereka akan meladeni tiga lawan di sana dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, termasuk kontra Vietnam pada 7 Juni.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *