oleh

Ketua DPRD Tapin minta masyarakat tidak mudik

Ketua DPRDKabupatenTapin, ProvinsiKalimantanSelatanYamani. ANTARA.

Banjarmasin (ANTARA) – Ketua DPRD Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan Yamani meminta masyarakat asal daerah itu yg berada di rantau untuk tidak mengerjakan mudik Lebaran guna mendukung upaya bersama mencegah & menekan angka penularan COVID-19.

“Kepada warga Tapin di luar daerah jangan mudik dulu, karena pendemi COVID-19 & mutasinya semakin tambah parah dalam penyebarannya,” ujarnya di Rantau, Kamis.

Dia juga mengajak seluruh warga Tapin, terkait dengan pandemi COVID-19, supaya sering mengikuti arahan pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan.

“Kepada warga Tapin, kami mengimbau tetap pertahankan prokes secara ketat dalam bentuk segala kegiatan, termasuk kegiatan keagamaan di Bulan Suci Ramadhan,” ujarnya.

Baca juga: Ganjar temui pemudik yg dikarantina di Banyumas karena laporan istri

Catatan Dinas Kesehatan Tapin, pada Jumat (9/4), jumlah warga positif COVID-19 di daerah itu 1.002 kasus, ada yg dirawat 51 orang, sembuh 915 orang, & meninggal 36 orang.

Pada Jumat ini, kasus positif COVID-19 mencapai 1.105 orang atau terjadi peningkatan sekitar 100 kasus dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan terakhir.

Perkembangan kasus COVID-19 saat ini, yg dirawat 24 orang, sembuh 1.042 orang, & meninggal 39 orang.

Pada Selasa, (4/5), Juru Bicara COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan COVID-19 varian B117 asal Inggris yg cepat menular itu, ada delapan kasus dari transmisi lokal atau penularan antarwarga, berada di Tapin.

Yamani menyampaikan perlunya warga Tapin memaklumi keadaan pandemi saat ini dengan tidak mudik & menaati protokol kesehatan.

“Semoga COVID-19 cepat berlalu & aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala,” ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya ingatkan warga untuk tidak mudik
Baca juga: Sekda Minahasa Tenggara minta warga tidak mudik saat Lebaran

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2144990/ketua-dprd-tapin-minta-masyarakat-tidak-mudik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *