oleh

Ketua DPR minta pemda segera bayar insentif bagi nakes

Slot SimakNews.com – Ketua DPR minta pemda segera bayar insentif bagi nakes,

Ilustrasi – Perawat mengenakan alat pelindung diri (APD) menangani pasien di Poli Pinere RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau. ANTARA FOTO/FB Anggoro/nz.

Segera bayarkan insentif untuk nakes yg merupakan ujung tombak sekaligus pihak paling berisiko terpapar dalam penanganan COVID-19Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah daerah segera membayarkan & menyalurkan insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) yg berjuang dalam penanganan pandemi COVID-19.

“Segera bayarkan insentif untuk nakes yg merupakan ujung tombak sekaligus pihak paling berisiko terpapar dalam penanganan COVID-19,” mengatakan Puan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Dia mengaku prihatin dengan data pencairan insentif nakes di daerah yg timpang dibandingkan realisasi tahun lalu.

Baca juga: Puan: Evaluasi rencana beri fasilitas isolasi berdikari anggota DPR

Puan menyoroti sejumlah laporan tentang insentif yg tidak kunjung diterima nakes & ada juga laporan terkait potongan atas penerimaan insentif tersebut, pengalihan peruntukan, hingga besaran insentif yg jadi pertanyaan nakes.

“Nakes bertaruh nyawa, mereka jadi sandaran bagi keluarga & rakyat yg terpapar COVID-19. Karena itu tidak ada alasan untuk tidak segera memberikan insentif yg merupakan hak mereka,” ujarnya.

Menurut dia, insentif nakes daerah bersumber dari biaya operasi kesehatan (BOK) serta Dana Alokasi Umum (DAU) atau Dana Bagi Hasil (DBH), yg disalurkan pemerintah pusat ke pemerintah daerah.

Dibandingkan pada 2020, realisasi pencairan insentif nakes hingga 20 Juli 2021 disebut masih sangat minim.

Puan menyebutkan data Kementerian Keuangan yg disebutkan bahwa pada 2020 ada 848.885 nakes menerima insentif terkait penanganan COVID-19.

Namun pada 2021, insentif tersebut baru diterima oleh 50.849 nakes dengan nominal Rp245,01 miliar dari BOK, & insentif dari DAU/DBH baru tersalurkan ke 23.991 nakes dengan nominal Rp1,79 triliun dari alokasi Rp8,1 triliun hingga 20 Juli 2021.

“Itu timpang sekali. Pemerintah daerah harus lebih gesit & peduli lagi menyelesaikan persoalan pencairan insentif untuk nakes,” katanya.

Selain itu Puan mengapresiasi langkah Menteri Dalam Negeri yg menegur langsung para kepala daerah yg dinilai tidak optimal mengpakai kebijakan realokasi anggaran termasuk untuk insentif nakes.

Dia mengingatkan supaya pemerintah daerah tidak menunggu teguran supaya optimal melaksanakan mandat realokasi anggaran karena semestinya kebijakan tersebut berpijak pada hati, melihat kondisi rakyat & nakes yg berhadapan langsung dengan pandemi COVID-19.

“Jangan tunggu ditegur baru ada perbaikan realisasi pencairan anggaran termasuk untuk insentif nakes ini,” ujarnya.

Baca juga: Anggota DPR ajak elemen bangsa berempati warga terkena akibat pandemi

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2298630/ketua-dpr-minta-pemda-segera-bayar-insentif-bagi-nakes

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *