oleh

Ketua DPR: Anak kehilangan orang tua akibat COVID-19 perlu didata

Slot SimakNews.com – Ketua DPR: Anak kehilangan orang tua akibat COVID-19 perlu didata,

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani. Ketua DPR RI memberikan bantuan untuk Alviano Dafa Raharja, anak berusia 8 tahun yg baru saja kehilangan kedua orang tuanya lantaran terpapar Covid-19. Bantuan Puan untuk Vino & Rahmad Dian Agasta serta Heenglay Onglay (Lim), dua anak Sragen yg bernasib sama, diserahkan melalui Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka & disaksikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. ANTARA/HO-dpr.go.id/pri.

Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mendata anak-anak yg kehilangan orang tua (yatim/piatu) akibat akibat pandemi COVID-19 supaya diberi proteksi & bantuan.

“Hingga saat ini, saya belum melihat adanya data spesifik terkait anak-anak Indonesia yg kehilangan orang tua mereka karena COVID-19. Kita perlu data tersebut sebagai langkah untuk memberi perlindungan,” mengatakan Puan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Dia menilai data tersebut sangat diperlukan untuk memastikan negara hadir memberikan proteksi yg tepat kepada anak-anak yg kehilangan orang tua karena pandemi COVID-19. Perlindungan mulai dari santunan hingga pengasuhan, tergantung kondisi sosial masing-masing anak.

Baca juga: Puan: Perpanjangan PPKM kesempatan ukur efektivitas penanganan pandemi

“Negara harus bertanggung jawab kepada masa depan anak-anak Indonesia yg jadi korban bencana kesehatan ini,” ujarnya.

Puan menilai untuk jangka pendek, anak-anak yatim dan/atau piatu akibat COVID-19 harus segera mendapat pendampingan untuk pemulihan akibat psikologis akibat kehilangan orang tua mereka.

Langkah itu, menurut mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia & Kebudayaan (Menko PMK), supaya semangat hidup & semangat belajar anak-anak kembali lagi.

Baca juga: Ketua DPR sebut Greysia-Apriyani catat sejarah perempuan Indonesia

“Serapan anggaran pemerintah untuk penanganan COVID-19 harus dipakai untuk program-program proteksi untuk anak yatim dan/atau piatu akibat pandemi. Program proteksi itu dapat dalam bentuk santunan, beasiswa atau bantuan belajar,” katanya.

Sebelumnya, Puan memberikan bantuan untuk Alviano Dafa Raharja (8), anak yg kehilangan kedua orang tuanya akibat COVID-19.

Cerita Vino sempat viral lantaran anak sekecil itu harus menjalani isolasi berdikari sendirian di dalam rumahnya di Kutai Barat, Kalimantan Timur. Saat ini Vino yg yatim piatu sudah dibawa pulang kakeknya ke kampung halaman orang tuanya di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Baca juga: Puan: Tindak tegas mafia obat COVID-19

Santunan & bantuan pendidikan dari Puan untuk Vino & Rahmad Dian Agasta serta Heenglay Onglay (Lim), dua anak Kabupaten Sragen yg bernasib sama diserahkan melalui Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka & disaksikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2306226/ketua-dpr-anak-kehilangan-orang-tua-akibat-covid-19-perlu-didata

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *