oleh

Ketua DPD sampaikan pentingnya mewujudkan desa berdaulat

Slot SimakNews.com – Ketua DPD sampaikan pentingnya mewujudkan desa berdaulat,

Ketua DPD RI La Nyalla Mattaliti saat jadi pembicara dalam Rapat Kerja Nasional Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional (Kapten) Indonesia di Makassar, Sabtu (29/5/2021). ANTARA/HO/

Makassar (ANTARA) – Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti saat jadi pembicara dalam Rapat Kerja Nasional Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional (Kapten) Indonesia menyampaikan pentingnya mewujudkan desa yg berdaulat.

“Dalam kesempatan ini, saya membahas mengenai ‘Penguatan Regulasi Desa Menuju Desa Berdaulat & Berkeadilan’. Ada dua mengatakan penting di situ. Pertama adalah kedaulatan. Kedua, adalah keadilan,” ujar La Nyalla Mattaliti di Makassar, Sulsel, Sabtu.

La Nyalla didampingi Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi, Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni, Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin, Anggota Komite I DPD RI Muhammad Idris & Jialyka Maharani, Anggota Komite III DPD RI Tamsil Linrung, serta anggota DPD RI Dapil Sulsel Lily Amelia Salurapa banyak membahas mengenai pentingnya kedaulatan bagi setiap desa.

Dihadapan para kepala daerah & pejabat Sulsel itu, La Nyalla mengatakan, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa sudah mengatur semua termasuk bagaimana keleluasaan desa jadi desa mandiri.

“Undang-undang ini memberikan keleluasaan kepada desa untuk jadi desa mandiri. Pemerintah memiliki tanggung jawab mendorong kemandirian itu lewat 5 program melalui Kementerian Dalam Negeri,” tutur-nya.

Ke-5 program tersebut adalah Pengembangan kapasitas aparatur desa, Manajemen pemerintah desa, Perencanaan pembangunan desa Pengelolaan keuangan desa, & Penyusunan Peraturan Desa.

Baca juga: Ketua DPD RI gelorakan semangat koperasi untuk mengelola ekonomi

Baca juga: Ketua DPD RI hinggakan masalah fundamental konstitusi hasil amendemen

“Akan tetapi, itu baru menjawab kemandirian desa. Belum menjawab tentang kedaulatan desa. Karena, hakikat kedaulatan adalah penguasaan atau keterlibatan ketika berurusan dengan pihak luar,” ujarnya.

Dalam konteks ekonomi, kedaulatan desa terjadi ketika desa berurusan dengan investasi atas Sumber Daya Alam yg ada di desa tersebut.

“Ukuran kedaulatan itu sebenarnya sederhana. Yaitu, siapa yg diuntungkan, kita atau mereka. Kemudian, apakah desa mendapat manfaat yg sepadan, apakah SDM di desa tersebut terlibat aktif dalam pengelolaan sumber daya alam tersebut,” papar-nya.

Senator asal Jawa Timur itu menjelaskan, keterlibatan desa kepada pengelolaan SDA bukanlah masalah kendala kepada investasi.

“Ini namanya kedaulatan hakiki. Itulah mengapa di Tiongkok, kalau investor membuka pabrik di sana, pemerintah memberi tolok ukur jumlah pekerja lokal yg harus direkrut sesuai dengan luasan pabrik yg dibangun. Meskipun pabrik itu sudah mengpakai mesin & otomasi. Tetap terkena aturan kuota luas lahan dengan jumlah tenaga kerja lokal. Ini cuma satu contoh dari kedaulatan,” tutur-nya.

Hal yg tidak kalah penting, menurut La Nyalla, adalah keadilan. Dia menjelaskan, para pendiri bangsa sudah menciptakan karya fenomenal melalui Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 Ayat 1, 2, & 3.

“Adalah Muhammad Hatta yg mencetuskan ide untuk melindungi segenap tumpah darah & bangsa Indonesia untuk mendapatkan manfaat atas kekayaan yg terkandung di bumi Indonesia. Yaitu dengan semangat kolektivitas yg didasarkan pada semangat tolong menolong,” ucap-nya.

Baca juga: Ketua DPD RI : Koperasi harus jadi “lantai bursa” rakyat

Baca juga: LaNyalla sambut investasi Nestle guna membuka lapangan kerja baru

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2181970/ketua-dpd-sampaikan-pentingnya-mewujudkan-desa-berdaulat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *