oleh

Ketua DPD RI berharap kekayaan budaya Kalimantan jadi simbol IKN baru

Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti disambut tarian selamat datang di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (4/4/2021) lalu. (ANTARA/HO/Humas)

Kekayaan budaya di tanah Kalimantan tentu akan jadi ikon ibu kota negaraSamarinda (ANTARA) – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti berharap kekayaan budaya yg ada di Kalimantan dapat jadi simbol Ibu Kota Negara (IKN) baru.

beincash

Pemerintah sudah menetapkan Kabupaten Penajam Paser Utara & Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur sebagai wilayah ibu kota baru Indonesia. Kalimantan diketahui sebagai wilayah yg memiliki kekayaan budaya yg cukup banyak.

“Kekayaan budaya di tanah Kalimantan tentu akan jadi ikon ibu kota negara. Jadi, perlu kiranya kita mengenal lebih dalam ragam budaya ini, khususnya yg dimiliki oleh Kalimantan,” mengatakan La Nyalla sesaat sebelum menuju Bandara APT Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa.

Mantan Ketua Umum PSSI itu melanjutkan, Suku Dayak merupakan suku unik yg ada di Indonesia yg terdiri dari lima hingga tujuh suku asli, di antaranya adalah Melayu, Dayak, Banjar, Kutai, Paser, Berau & Tidung.

“Suku-suku ini memiliki kebiasaan, adat, dialek, budaya serta wilayahnya sendiri. Asal muasal mereka erat kaitannya dengan dunia bahari sebagai nenek moyang bangsa ini,” mengatakan La Nyalla.

Diketahui suku itu memiliki enam rumpun yg terbagi ke dalam 405 subetnis. Uniknya, dalam keseharian mereka masih mengpakai bahasa yg masuk ke dalam kategori bahasa Austronesia di Asia.

“Inilah salah satu keunikan budaya di Kalimantan yg patut mendapat perhatian pemerintah dalam konteks pembangunan ibu kota baru di wilayah tersebut. Selain harus melestarikan, ibu kota baru, juga harus mencerminkan nilai-nilai lokal yg merupakan representasi dari budaya lokal,” mengatakan Senator Dapil Jawa Timur tersebut.

Sedangkan mengenai keyakinan, mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu menyatakan mereka awalnya memiliki keyakinan tradisional Kaharingan. Namun, mulai banyak yg memeluk agama Islam & Kristen pada zaman ke-19.

“Kekayaan bangsa kepada ragam budaya ini tidak seluruhnya dapat kita ketahui. Jadi, saya berharap kekayaan budaya di Kalimantan ini dapat dijadikan ikon ibu kota baru nantinya yg memiliki filosofi mendalam,” ujar alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut.
Baca juga: Bappenas: Pembangunan istana negara di ibu kota baru rampung 2024
Baca juga: Bappenas: Pembangunan properti di IKN dongkrak pertumbuhan 0,2 persen

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2084830/ketua-dpd-ri-berharap-kekayaan-budaya-kalimantan-jadi-simbol-ikn-baru

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *