oleh

Kesaksian Letkol Irman, Dipalak Joko Santoso, Minta Bagian Fee Bansos Covid-19 – Nasional

Slot SimakNews.com – Kesaksian Letkol Irman, Dipalak Joko Santoso, Minta Bagian Fee Bansos Covid-19 – Nasional,

Matheus Joko Santoso, pejabat pembuat komitmen (PPK) Kementerian Sosial yg terjerat kasus suap Bansos Covid-19. Foto: arsip Slot Informasi Online/Ricardo

jpnn.com, JAKARTA – Sejumlah saksi mengaku menyerahkan uang ke eks Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian Sosial (PPK Kemensos) Matheus Joko Santoso.

Uang itu untuk pemulus mendapatkan jatah pengadaan Bansos Covid-19 untuk Jabodetabek Tahun Anggaran 2020.

Irwasus Inspektorat Babinkum TNI Letkol Irman Putra yg diperbantukan menjadi Ketua Pusat Koperasi Yustisia Adil Makmur & Komisaris PT Aditama Energi Kuntomo Jenawi mengaku menyerahkan Rp250 juta kepada Joko.

Dia mengharapkan, perusahaannya dapat ikut mengadakan Bansos Covid-19.

Irman menjelaskan, Koperasi Yustisia Adil Makmur mendapat kuota bansos tiga kali, yakni pada tahap 5, 6, & 7. Total dia mendapat 100 ribu paket sembako.

Slot info lainnya:
  • 5 Berita Terpopuler: Komnas HAM Diminta Jemput Paksa Firli Bahuri, Jokowi Pasang Target, Rizieq Disindir

Setelah mendapat kuota itu, dia mengaku diminta menyerahkan fee Bansos Covid-19 kepada Joko Santoso.

“Benar, cuma penyerahan di Kemensos Cawang,” ujar Irman di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (15/6).

Menurut Irman, apabila tidak memberikan fee, maka Koperasi Yustisia Adil Makmur tidak akan mendapatkan tambahan kuota lagi.

Namun sayang, setelah tiga kali putaran pengadaan bansos,  koperasinya tidak mendapatkan jatah lagi.

Irman mengatakan, sebenarnya Joko tidak mematok jumlah uang. Dia juga mengatakan setelah memberikan uang itu, Joko Santoso menghilang bahkan menghindar ketika ditanya masalah jatah kuota koperasi.

“Enggak ada patokan, cuma saya nggak mau kasih, kemudian dijanjikan ada SPK. Setelah diserahkan kemudian ternyata enggak ada, kami hubungi, datangi ke kantor menghindar,” mengatakan Irman.

Irman lalu terus mengejar Joko untuk mempertanyakan kuota Bansos Covid-19. Akhirnya, Irman berhasil mendapatkan kembali sebagian uang dari Joko Santoso.

Slot info lainnya:
  • Inilah Pengakuan Daning Saraswati, Sosok yg Dibelikan Rumah Mewah & Mobil oleh Anak Buah Juliari
  • Saksi Melihat Juliari & Hotma Sitompoel, Rp3 Miliar Hasil Suap Bansos Lalu Mengalir

“Dia kembalikan Rp100 juta, saya yg minta dikembalikan saja,” ucap Irman.

Di tempat yg sama, saksi Kuntomo Jenawi mengatakan harus menyuap Joko Santoso sebesar SGD8 ribu. Berbeda dengan Irman, Kunto mengaku tidak pernah diminta memberi fee oleh Joko.

Uang yg diberikan Kunto ke Joko adalah uang tanda terima kasih. Uang itu diserahkan di Kemensos Cawang langsung kepada Joko.

“Ada memberi uang ke Matheus Joko Santoso sebagai terima kasih senilai SGD 8 ribu (setara) sekitar Rp90 juta,” ujar Kuntomo.

Kuntomo memberikan fee setelah dia mengerjakan 42.559 paket bansos dengan nilai kontrak Rp12 miliar. Dia mengerjakan proyek bansos dengan meminjam bendera perusahaan PT Darma Lantara. (tan/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

TAGS   Korupsi Bansos Covid-19 Matheus Joko Santoso kasus eks mensos Juliari batubara KPK mensos juliari batubara ditangkap kpk

BERITA TERKAIT
  • Lonjakan Kasus Covid-19 Mengkhawatirkan, PDIP Memaksimalkan Gotong Royong
  • Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Mendekati 3.000 dalam Sehari, Waspada
  • Inilah Kendala PJJ di Masa Pandemi COVID-19, Ada Solusinya
  • Usai Gathering, 17 Mahasiswa Untidar Positif Covid-19, Begini Penjelasan Dinkes
  • Keren! Indonesia Dinobatkan Sebagai Negara Paling Dermawan
  • 13 Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Madura

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

loading…

.SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *