oleh

Kepala RSPAD Gatot Soebroto jadi letnan jenderal

Upacara kenaikan pangkat bagi Kepala Rumah Sakit Pusat TNI AD Gatot Soebroto, Letnan Jenderal TNI Bambang Dwi Hasto,dan Inspektur Jenderal TNI AD, Letnan Jenderal TNI Mochamad Effendi mendapatkan promosi pangkat satu tingkat dari pangkat lamanya, di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Jumat. ANTARA/Dinas Penerangan TNI AD

… Peningkatan pelayanan, pasien baik VIP maupun masyarakat karena RSPADGatotSoebroto ditunjuk sebagai RS tertinggi di TNI…Jakarta (SIMAKNEWS) – Dua perwira tinggi TNI AD dipromosikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, yaitu Kepala Rumah Sakit Pusat TNI AD Gatot Soebroto, Letnan Jenderal TNI Bambang Dwi Hasto, & Inspektur Jenderal TNI AD, Letnan Jenderal TNI Mochamad Effendi.

Dalam pernyataan yg diterima di Jakarta, Jumat, Hasto mengucapkan syukur atas kenaikan pangkat dari mayor jenderal TNI jadi letnan jenderal TNI, & dia mengatakan ia memiliki program kerja untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Peningkatan pelayanan, pasien baik VIP maupun masyarakat karena RSPAD Gatot Soebroto ditunjuk sebagai RS tertinggi di TNI,” mengatakan dia.

Baca juga: Dokter: Plasma konvalesen bantu pasien COVID-19 lepas ventilator

Selain itu, RSPAD Gatot Soebroto juga akan meningkatkan pelayanan fasilitas kesehatan yg lebih modern, baik dari segi diagnostik maupun terapi. Kemudian, RSPAD Gatot Soebroto juga sedang merintis jadi rumah sakit pusat untuk riset, beberapa penelitian sudah dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto.

“Kami harapkan nanti RSPAD Gatot Soebroto jadi salah satu pusat riset di negara ini, termasuk pusat pendidikan dokter-dokter militer,” mengatakan dia.

la juga bersyukur RSPAD Gatot Soebroto mendapat dukungan penuh dari Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Andika Perkasa, sehingga layanan kesehatan khususnya di era Covid-19 dapat dijalankan lebih paripurna & ideal.

Baca juga: Kasad pastikan penuhi kebutuhan reagen RSPAD tangani COVID-19

Hal tersebut menciptakan menciptakan norma-norma khususnya pasien Covid-19 baik yg ada di zona hijau, kuning, & merah dapat dilaksanakan sesuai standar yg ditetapkan.

“Kepada Bapak Kepala Staf TNI AD atas nama keluarga akbar RSPAD & pribadi mengucapkan terima kasih atas atensi & dukungan dari bapak & Ibu Kasad, sehingga pelayanan di RSPAD Gatot Soebroto dapat kami laksanakan dengan lebih optimal & paripurna sesuai SOP yg sudah ditetapkan,” katanya.

Sementara Effendi juga merasa bersyukur diberikan kepercayaan untuk mengemban tugas baru sebagai pelaksana suatu pemeriksaan & supervisi internal kepada satuan-satuan yg berada di lingkungan TNl AD dalam menolong pimpinan TNI AD.

Baca juga: Kasad minta terapi plasma konvalesen RSPAD dimanfaatkan maksimal

“Setiap tahun rutin kita mengadakan pemeriksaan atau supervisi kepada salah satu kodam, tentang bagaimana pelaksanaan program & anggaran. Apakah sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan-aturan berlaku, atau mungkin ada kendala-kendala sehingga kami dari inspektorat dapat membantu,” katanya.

Effendi mengatakan lnspektorat Jenderal TNI AD sebagai aparat internal tentunya memiliki peran sebagai pengawas, konsultan, & sebagai katalis.

la berharap ke depannya, Inspektorat Jenderal TNI AD dapat meningkatkan peran sebagai konsultan sehingga memberi arahan kepada jajaran mengenai pengelolaan anggaran setiap kegiatan.

Baca juga: Eijkman: terapi plasma konvalesen diterapkan di RSPAD Gatot Soebroto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *