35396 dian sastrowardoyo sumarnisuaracom -
in

Kepada Dian Sastrowardoyo, Nadiem Makarim Jelaskan Perubahan UN

Dian Sastrowardoyo (Sumarni/Suara.com)

Menurut Nadiem Makarim, ujian nasional selama ini seperti diskriminasi nasional.

Simaknews.com – Dian Sastrowardoyo mengadakan diskusi bersama Menteri Pendidikan & Kebudayaan RI Nadiem Makarim dalam live Instagram. Salah satu pembahasannya mengenai perubahan sistem Ujian Nasional (UN).

Advertisements

“Bisa dijelaskan biar kita yg nggak ngerti lebih jelas ya kira-kira mas Nadiem. Kira-kira kalau UN diserahkan ke sekolah, penerimaan murid berdasarkan zonasi. Terus terang ini awam banget,” mengatakan Dian Sastrowardoyo, Jumat (9/10/2020).

Nadiem Makarim menjelaskan UN layaknya diskriminasi nasional kepada siswa. Sebab acuannya cuma nilai tertinggi yg didapatkan untuk berada di sekolah favorit.

“Makanya meledak industri bimbel di seluruh Indonesia. Di mana yg lebih sanggup membayar adalah orang yg ekonomi menengah ke atas,” jawab Nadiem Makarim.

Baca Juga: Dian Sastro Tanya Sekolah Kapan Dibuka, Jawaban Nadiem Makarim Mengejutkan

90484 mendikbud nadiem makarim 1602317045 -Mendikbud Nadiem Makarim. (YouTube)

Sementara mereka yg tidak sanggup membayar les, menurut Nadiem, kerap mendapatkan nilai lebih kecil. Sehingga tak mendapat kesempatan duduk di sekolah favorit.

“Itu yg namanya diskriminasi nasional. Selama berpuluh-puluh tahun,” terangnya.

Untuk itu kedepannya Nadiem Makarim bersama regu di Kemendikbud sudah menciptakan program sebagai pengganti UN. Yaitu melaksanakan Asesmen Nasional.

“Tes itu bukan suatu hal yg dapat dihapal, dibimbelkan. Tapi mengukur kualitas pembelajaran,” jelas Nadiem Makarim.

Ada tiga asesmen yg rencananya akan dilakukan. Pertama Asesmen Kompetensi, Survei Karakter & Survei Lingkungan Sekolah.

Baca Juga: Gading Marten Pernah Berkhayal Nikahi Dian Sastro

Kepada Dian Sastrowardoyo, Nadiem Makarim memaparkan, “Asesmen kompetensi adalah mengukur kemampuan nalar kita. Proses informasi yg didapat, bagaimana pemecahan masalah, & kemampuan kita mengerti informasi, analisa.”

Sementara survei tabiat dilakukan untuk menanyakan kepada para siswa mengenai pelaksaan norma toleransi hingga gotong royong.

“Di survei lingkungan sekolah, kita akan mengukur seberapa akbar peran sekolah dalam memfasilitasi aktivitas belajar,” mengatakan lelaki yg juga berprofesi sebagai pengusaha ojek online.

Nadiem Makarim menuturkan hasil itu akan jadi raport siswa. “Tidak dapat dipakai untuk menghakimi,” jelas lelaki 36 tahun ini.

Pihak sekolah pun juga dapat dievaluasi dengan program Asesmen Nasional.

“Angka itu jadi raport sekolah, di mana kelemahan & kekuatannya,” mengatakan Sang Menteri menandaskan.

12

Report

What do you think?

781 points
Upvote Downvote

Written by Agen Slot

Agen Slot Online Terbaru 2020

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0