oleh

Kemnaker Beberkan Agenda Penting yang Bakal di Bahas dalam ILC 2021 – Nasional

Slot SimakNews.com – Kemnaker Beberkan Agenda Penting yang Bakal di Bahas dalam ILC 2021 – Nasional,

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi menyatakan ada beberapa agenda penting yg akan dibahas dalam ILC 2021. Foto: Kemnaker

jpnn.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi menyatakan ada beberapa agenda penting yg akan dibahas dalam ILC kali ini, yg erat kaitannnya terhadap mitigasi dampak Covid-19 pada sektor ketenagakerjaan & pemulihan ekonomi.

Beberapa hal itu di antaranya Inequalities and the World of Work (isu-isu ketimpangan dalam dunia kerja), the strategic objective of social protection (social security) atau terkait kerangka jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Poin pembahasan lainnya ialah Skills and lifelong learning, yakni pembelajaran berkelanjutan,” ujar Anwar di Jakarta, Senin (24/5).

Slot info lainnya:
  • Siapkan Bahan Pertemuan ILC 2021, Kemnaker Gandeng Serikat Pekerja & Pengusaha

Eks Sekjen Kemendes PDTT itu mengatakan pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia, salah satunya pendekatannya melalui Balai Latihan kerja, & yg terakhir yakni COVID Response Committee (komite tanggap COVID & pemulihan ekonomi).

Selain itu, salah satu agenda penting pada rangkaian pertemuan ILC ini ialah Pemilihan Anggota Governing Body (GB Election). Indonesia dipercaya oleh negara-negara ASEAN untuk menjadi perwakilan ASPAG sebagai periode 2021-2024.

“Indonesia akan memiliki peran yg sangat penting dalam menentukan arah & program kerja ILO, termasuk voting dalam menentukan isu-isu krusial seperti pemilihan Dirjen ILO,” bebernya.

Slot info lainnya:
  • PHRI & Kemnaker Bekerja Sama Mendukung Lima Destinasi Super Prioritas

Anwar Sanusi berharap, dalam mengikuti sidang ILC ini delegasi tripartit Indonesia tetap serius & berpartisipasi aktif dalam setiap agenda.

Hal ini merupakan momentum yg sangat baik untuk saling sharing knowledge & experience yg betul-betul akan sangat dibutuhkan untuk membangun relasi tripartit yg harmonis antara pemerintah, pekerja, pengusaha agar saling menguatkan serta berdampak positif juga terhadap iklim investasi di Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *