oleh

KBRI usut video warga Papua Nugini dukung kelompok bersenjata Papua

Dokumentasi – Patugas berjaga di dekat perbatasan RI dengan Papua Nugini (PNG) di wilayah Skouw, Jayapura, Papua. Selain jadi garis pembatas negara Indonesia dengan PNG, tempat tersebut sering dijadikan tempat wisata warga Indonesia yg berkunjung ke Jayapura. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A./Koz/ama.

Pemerintah Papua Nugini menghormati kedaulatan NKRI atas wilayah teritorial-nya & menganggap bahwa isu di provinsi Papua & Papua Barat adalah isu dalam negeri pemerintah IndonesiaJakarta (ANTARA) – Duta Besar RI untuk Papua Nugini & Kepulauan Solomon Andriana Supandy beserta staf KBRI Port Moresby sudah mengerjakan pendekatan & konfirmasi kepada pemerintah Papua Nugini, terkait beredar-nya video yg menggambarkan dukungan dari sekelompok masyarakat Papua Nugini kepada kelompok bersenjata di Papua, Indonesia.

Dalam keterangan tertulis KBRI Port Moresby, diterima di Jakarta, Sabtu, dijelaskan bahwa beredar-nya video yg menunjukkan sekelompok masyarakat Papua Nugini yg mengaku dari Provinsi East Sepik & mengenakan seragam militer serta menyatakan dukungan untuk kelompok kriminal bersenjata di Papua—tidak berdampak kepada hubungan baik antara Indonesia & Papua Nugini.

Komunikasi antar-pemerintah, dunia usaha, & yg lebih penting lagi antara masyarakat kedua negara terus berlangsung secara kondusif & tidak terganggu akibat adanya pembuatan video tersebut.

“Pemerintah Papua Nugini menghormati kedaulatan NKRI atas wilayah teritorial-nya & menganggap bahwa isu di provinsi Papua & Papua Barat adalah isu dalam negeri pemerintah Indonesia,” begitu keterangan KBRI.

Lebih lanjut dihinggakan bahwa pemerintah Papua Nugini menekankan pentingnya semangat kerja sama & tidak mentolerir tindakan seperti itu kepada kedaulatan wilayah & integritas Indonesia.

Baca juga: Indonesia bahas peraturan bea & cukai dengan Papua Nugini

Baca juga: KBRI Port Moresby fasilitasi WNI terkait repatriasi

Sebagai langkah atas munculnya video yg mendiskreditkan Indonesia, pemerintah Papua Nugini sudah menugaskan pejabat & aparat yg berwenang untuk mengerjakan investigasi di wilayah Provinsi East Sepik karena kekhawatiran dari pemerintah setempat kepada potensi ancaman keamanan, mengingat kelompok yg menciptakan video tersebut mengpakai pakaian militer & menunjukkan senjata api dalam unggahannya.

Menteri Luar Negeri & Perdagangan Internasional (Menludag) Papua Nugini Soroi Eoe MP dalam pernyataannya kepada media pada 11 Mei 2021 mengatakan bahwa pernyataan kelompok masyarakat dalam video tersebut merupakan tindakan kriminal. Untuk itu, pemerintah Papua Nugini sedang mengerjakan investigasi.

Sementara itu, Panglima Angkatan Bersenjata Papua Nugini Mayor Jenderal Gilbert Toropo sudah menjelaskan bahwa kelompok yg ada di dalam video tersebut tidak mewakili masyarakat ataupun angkatan bersenjata Papua Nugini.

Lebih jauh lagi pihaknya menyatakan bahwa tindakan kelompok tersebut merupakan makar karena mengklaim sudah membentuk punggawa bersenjata di luar dari Angkatan Bersenjata Papua Nugini sebagai institusi yg sah, karena itu pemerintah PNG akan mengerjakan penegakan hukum kepada pihak-pihak yg terlibat dalam pembuatan video kelompok tersebut.

Selanjutnya, pemerintah Indonesia & Papua Nugini akan bekerja sama dalam mengusut kasus video tersebut. Sehubungan dengan hal itu, Dubes RI mengimbau supaya para WNI baik yg bekerja ataupun tinggal di wilayah Papua Nugini tidak perlu khawatir atas adanya video tersebut.

Sebagai negara tetangga yg berbatasan darat dengan provinsi paling timur Indonesia, yaitu Papua, terdapat interaksi yg cukup tinggi antara Indonesia dengan Papua Nugini.

Interaksi sosial maupun ekonomi secara tradisional kedua negara di sekitar jalur perbatasan yg membentang sejauh kurang lebih 820 kilometer dari sisi utara di Jayapura hingga Merauke di ujung selatan, sudah berlangsung sejak puluhan tahun silam.

Hubungan baik bilateral kedua negara terus meningkat seiring dengan komitmen dari pemerintah kedua negara untuk menjunjung tinggi Perjanjian Saling Menghormati, Persahabatan, & Kerja Sama yg ditandatangani pada 1986.

Baca juga: 155 WNI dipulangkan ke Indonesia dari Papua Nugini

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2156454/kbri-usut-video-warga-papua-nugini-dukung-kelompok-bersenjata-papua

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *