oleh

Kasad salut sosok pekerja difabel Mabesad

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa mengajak sosok pekerja bangunan difabel Mabesad Sandi Rihata berbincang di ruang kerjanya. ANTARA/HO-TNI AD/aa.

Jakarta (ANTARA) – Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa merasa salut dengan sosok pekerja bangunan difabel Mabesad Sandi Rihata dengan kepribadian yg bertanggung jawab tidak cuma soal pekerjaan tetapi juga keluarga. Jenderal TNI Andika Perkasa dalam Buletin TNI AD, di Jakarta, Selasa, mengatakan Sandi tidak cuma bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya saja, tetapi juga jadi sosok yg mengayomi adiknya. Adik Sandi bernama Iis Riani awalnya menderita sakit fistula ani. Berkat kegigihan Sandi, sang adik mendapatkan bantuan pengobatan dari Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa & kini Iis sudah sembuh. Kemudian setelah sembuh, Sandi tidak berhenti dalam mengayomi adiknya, ia menanyakan apakah sang adik dapat mendapatkan batuan soal pekerjaan dari Jenderal TNI Andika Perkasa. “Contoh bagus itu, kakak seperti mas Sandi, masih punya kemauan menolong adiknya,” mengatakan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa.

Baca juga: Kasad: Tenaga medis TNI AD bantu vaksinasi COVID-19 Kemenkes RI

Baca juga: Kasad: Dua jembatan selesai dibangun pascabencana di NTT Setelah mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dari Kasad Sandi mendorong adiknya untuk ikut rekrutmen pegawai pegawai Rumah Sakit (RS) TK III Ciremai milik TNI Angkatan Darat di Cirebon, Jawa Barat. Iis dinyatakan lulus & dapat bergabung sebagai pegawai RS Ciremai. Kemudian, Kasad pun memberikan kelonggaran waktu bekerja bagi Sandi dalam menuntaskan tanggung jawab dalam mengayomi sang adik. Jenderal TNI Andika Perkasa memerintahkan supaya Sandi pulang ke rumah supaya dapat mengantar adiknya bekerja pada hari pertama. “Bilang Iis harus rajin, jangan malu-maluin mas Sandi, harus rajin harus dapat, daripada kerja di pabrik sepatu lagi,” mengatakan Kasad menitipkan pesan untuk Iis ke Sandi. Awalnya adik dari pekerja bangunan Mabesad itu bekerja di pabrik sepatu di Jawa Barat, kemudian setelah mendapat bantuan dari Kasad Iis kini bekerja di RS TK III Ciremai. Kepala Rumah Sakit Ciremai Letkol CKM dr Andre Novan mangatakan, kebetulan rumah sakit yg dipimpinnya memang sedang membuka rekrutmen tenaga kerja. Kemudian Iis Riani berminat bergabung sebagai pegawai di RS Ciremai. “Secara tes, rekrutmen & lain-lainnya tetap dilakukan secara transparan, mengikuti aturan-aturan, proses seleksi yg kami lakukan,” tutur Letkol CKM dr Andre Novan.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2151618/kasad-salut-sosok-pekerja-difabel-mabesad

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *