oleh

Kantor Staf Presiden serap aspirasi warga Banyumas

Kegiatan KSP (Kantor Staf Presiden) Mendengar di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (8-4-2021) siang. ANTARA/Sumarwoto

KSP tidak membatasi apa yg dihinggakan masyarakat.Purwokerto (ANTARA) – Kantor Staf Presiden (KSP) menyerap aspirasi warga Kabupaten Banyumas, Cilacap, & sekitarnya melalui kegiatan “KSP Mendengar” guna menampung saran maupun masukan kepada pemerintah.

beincash

Kegiatan yg digelar di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis siang, diikuti perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, & elemen masyarakat lainnya.

Di sela acara, Tenaga Ahli Kedeputian IV KSP Ngatoilah menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut adalah upaya membuka kanal baru dari Kantor Staf Presiden untuk secara langsung turun ke masyarakat guna mendengarkan apa yg jadi aspirasi mereka.

Baca juga: KSP pastikan pemerintah sigap tekan lonjakan pengangguran

“Aspirasi, baik berupa masukan, keluhan, maupun apa pun, yg jadi keresahan mereka, bahkan dapat jadi apresiasi. Kami tidak membatasi apa yg akan mereka hinggakan,” katanya.

Oleh karena konsep kegiatan tersebut adalah “KSP Mendengar”, pihaknya akan mendengar apa pun yg jadi aspirasi masyarakat.

Menurut dia, hal itu ibarat “memotong kompas” bagi masyarakat yg harap menyampaikan aspirasi ke Istana Negara, Jakarta, namun terkendala oleh jarak yg cukup jauh & hal-hal teknis lainnya.

“Maka, kami jemput bola ke lapangan untuk mendengarkan langsung apa yg jadi kebutuhan masyarakat & harapannya ini dapat kami bawa ke Jakarta,” katanya.

Jika persoalannya menyangkut kementerian/lembaga, pihaknya menyampaikan ke kementerian/lembaga.

Baca juga: Pemerintah siapkan Kepres talenta nasional kembangkan inovasi

“Apabila menyangkut kebijakan pemerintah secara luas, berarti akan kami serahkan kepada Presiden untuk jadi bagian masukan dari Kantor Staf Presiden, tentu melalui prosedur karena kami punya pimpinan, Pak Moeldoko selaku Kepala Kantor Staf Presiden,” katanya menjelaskan.

Ngatoilah mengatakan bahwa kegiatan “KSP Mendengar” yg digelar sejak pertengahan tahun 2020 sudah digelar di sembilan daerah secara luring & Purwokerto merupakan kota kesembilan.

Bahkan, mengatakan dia, Purwokerto merupakan kota perdana yg jadi penyelenggaraan kegiatan “KSP Mendengar” pada tahun 2021.

“Sebelumnya, kegiatan ‘KSP Mendengar’ digelar di tingkat provinsi. Pada tahun ini mulai menyasar ke daerah-daerah & Purwokerto merupakan kota perdana dari target 40 kota pada tahun 2021,” katanya.

Baca juga: KSP: Perlindungan hak masyarakat atas KBB agenda prioritas Presiden

Dalam kegiatan “KSP Mendengar”, berbagai saran & kritik dihinggakan oleh perwakilan dari sejumlah perwakilan organisasi kemasyarakatan yg menghadiri acara tersebut, salah satunya dihinggakan M. Johar dari Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Banyumas.

Dalam kesempatan tersebut, Johar mengharapkan penangkapan terduga teroris oleh Detasemen Khusus 88/Antiteror di sejumlah daerah secara diam-diam & tidak ekspos secara besar-besaran oleh media massa supaya tidak menimbulkan ketakutan pada masyarakat.

“Kalau dalam istilah Banyumas kena iwake ora buthek banyune (kena ikannya tetapi airnya tidak keruh, red.). Model-model seperti itu saya kira bagus, kemudian nanti dilakukan pembinaan, kalau tidak dapat dibina, ya, dibinasakan (dijatuhi sanksi mati, red.),” katanya.

Selain itu, dia juga menyoroti perhatian Kementerian Pendidikan & Kebudayaan kepada sekolah menengah atas (SMA) & sekolah menengah kejuruan terkesan tidak imbang.

Menurut dia, perhatian Kemendikbud kepada SMA sangat kurang, sedangkan SMA seolah dianakemaskan.

“Mencari bantuan untuk SMA sulitnya bukan main. Akan tetapi, saya lihat SMK itu luar biasa. Jadi, coba diseimbangkan antara perhatian kepada SMA & SMK,” katanya.

Baca juga: KSP: Pemerintah berkomitmen kuat jaga demokrasi

Terkait dengan persiapan menjelang pembelajaran tatap muka, dia mengharapkan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga pendidikan dapat diprioritaskan, baik di pusat maupun daerah.

Johar juga menyoroti masalah sertifikasi bagi pengasuh pondok pesantren yg sulit didapatkan, termasuk bantuan-bantuan kepada mereka, salah satunya berkaitan dengan pengadaan perumahan.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2089214/kantor-staf-presiden-serap-aspirasi-warga-banyumas

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *