oleh

Kadisbintalal: Digitalisasi masjid upaya kontrol paham radikalisme

Slot SimakNews.com – Kadisbintalal: Digitalisasi masjid upaya kontrol paham radikalisme,

Kepala Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Laut (Kadisbintalal) Laksamana Pertama TNI Ian Heryawan saat memberikan keterangan pers di sela-sela Acara Digitalisasi Manajemen Masjid, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/10/2021). ANTARA/Syaiful Hakim.

Jakarta (ANTARA) – Kepala Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Laut (Kadisbintalal) Laksamana Pertama TNI Ian Heryawan mengatakan, digitalisasi masjid merupakan salah satu upaya untuk mengontrol & mengantisipasi paham-paham radikalisme.
“Dengan digitalisasi masjid diharapkan ada aplikasi yg disiapkan untuk memudahkan monitoring atau kontrol terlebih bila dikaitkan dengan isu-isu radikalisme saat ini. Ke depan, pimpinan TNI AL dapat memonitor seluruh kegiatan prajurit, termasuk upaya peningkatan kesejahteraan, baik kesejahteraan takmir masjid, penceramah atau mubaligh di lingkungan TNI AL,” mengatakan Kadisbintalal di sela-sela Acara Digitalisasi Manajemen Masjid, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu.
Acara Digitalisasi Manajemen Masjid yg diikuti oleh 50 orang peserta itu merupakan upaya meningkatkan pelayanan umat di era teknologi informasi.
Menurut Laksma Ian, untuk mengantisipasi masuknya paham-paham radikalisme, maka pemikiran atau “mindset” takmir masjid perlu diseragamkan pemahamannya tentang nilai-nilai agama.

Baca juga: Kemenhub & TNI AL gelar vaksinasi pelajar di Pelabuhan Patimban

“Sehingga memahami nilai-nilai agama tidak bersifat parsial, tetapi universal. Nilai-nilai agama yg rahmatan lil ‘alamiin ini betul-betul dirasakan oleh jajaran TNI AL & masyarakat pada umumnya. Agama itu memberikan kesejukan & kedamaian,” ujar Ian.

Terkait pelaksanaan digitalisasi masjid ini, dia berharap tiap-tiap masjid menyiapkan fasilitas yg berkaitan dengan IT, sehingga ke depan efektivitas & efisiensi pelayanan kepada umat itu semakin meningkat.

“Ini kita rasakan tantangan kekinian cukup menantang, sehingga kami harus hadir khususnya pengurus masjid,” tuturnya. Dia juga berharap ke depannya tidak cuma di lingkungan Jakarta & seluruh masjid TNI AL serta masjid-masjid seluruh Indonesia karena Disbintal TNI AL bekerja sama dengan BSI, yg bekerja sama Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk digitalisasi masjid ini.
Untuk daerah perbatasan, tambah Ian, pihaknya secara teknis belum menjangkau masjid-masjid di perbatasan. “Ini bagian dari garapan kami. Kami juga harap seluruh KRI yg sedang beroperasi di tengah laut & perbatasan dapat merasakan manfaat dari aplikasi ini, sehingga di KRI aplikasi ini & sistem ini dapat berjalan. jadi tidak ada lagi alasan di KRI tidak ada ustaz nya atau perwira rohaninya untuk belajar soal agama,” mengatakan Ian Heryawan.
Baca juga: KRI Martadinata & KRI I Gusti Ngurah Rai turut latihan TNI AL
Baca juga: TNI AL gelar khitanan massal untuk warga di desa pesisir Kalsel

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2456729/kadisbintalal-digitalisasi-masjid-upaya-kontrol-paham-radikalisme

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *