oleh

Juan Arango, Guru Marco Reus, Legenda Luar Biasa dari Negara Biasa

Slot SimakNews.com – Juan Arango, Guru Marco Reus, Legenda Luar Biasa dari Negara Biasa,

Slot Informasi, Indonesia – Dia lahir & akbar di Venezuela. Lalu pergi ke Meksiko untuk mengejar karier yg lebih menjanjikan. Dari sana dia berangkat ke Eropa untuk berkibar sendirian sebagai orang Venezuela.

Venezuela bukan negara sepak bola. Dan mungkin tidak ada olahraga yg benar-benar mereka kuasai.

Kita hampirtidak pernah mendengar olahragawan terkenal dari negara Amerika Latin itu.Nasib mereka hampir serupa dengan Bolivia, yg sama-sama berstatus sebagainegara terlemah di bidang sepak bola Amerika Latin.

Di balikfakta di atas, ditambah segala keterbatasan, baik itu fasilitas & talenta alamyang dimiliki orang-orang Venezuela, terselip satu nama yg tak bolehdilupakan.

Satu nama yg menciptakan kita akan sering ingat kalau Venezuela pernah melahirkan legenda besar. Pemain luar biasa dari negara yg biasa-biasa saja. Dia adalah Juan Arango.

fifa.com

Juan Arangojelas bukan pemain Venezuela perdana yg berkarier di Eropa. Dia juga tidakpernah angkat trofi di benua biru. Dengan segala kehebatannya dia juga tidakmampu membawa negaranya ke Piala Dunia.

 Namun, dia sudah melampaui batas orang-orangdi negaranya. Seperti yg disebut di atas, dia berkibar sendirian.

Arango merupakangelandang serba dapat. Ada kalanya dia ditempatkan di sisi kiri permainan. Tapi takjarang namanya di percaya sebagai playmaker.

Selama bermain dia diketahui memiliki ketelitian tinggi. Akurasi tendangan yg tinggi & presisi yg tepat dalam mengumpan maupun membobol jala lawan adalah kelebihan utamanya.

Kaki Arango juga lincah. Dia cepat dalam memindahkan bola dari kaki kanan ke kaki kiri. Melewati satu pemain hingga ke pemain lain.

Lahir dari orang tua Kolombia, Arango memulai karier sepak bola di Zulia, klub kampung halamannya di Venezuela. Setahun di sana, dia berhasil menciptakan klub akbar negara itu, Caracas, merekrutnya.

Namanya mulai berkibar di seantero negeri. Tapi dia belum terbang juga ke Eropa. Pemain kelahiran 16 Mei butuh lomba yg lebih kompetitif sebelum membuktikan diri di pentas sebenarnya.

Selama empat tahun dia mengadu nasib di Liga Meksiko. Memperkuat tiga klub mapan seperti Monterrey, Pachuca, serta Puebla.

Performa si kaki kidal kian menjanjikan. Lebih dari 170 laga dia kumpulkan dalam kurun 2000 hingga 2004. Torehan 42 gol & trofi Piala CONCACAF jadi bukti sahih bahwa Meksiko berhasil ditaklukkan.

Ketika mentalnya sudah siap, semesta pun mendukung petualangannya ke Eropa. Sebagaimana pemain Amerika Latin lainnya, Spanyol jadi persinggahan perdana sang gelandang.

Nyaris Kehilangan Nyawa Sebelum Jadi yg Terbaik

Real Mallorcayang 2004 silam jadi kuda hitam di LaLiga mendaratkan Juan Aranggo. Dia naiklevel, baik secara permainan maupun pemahaman soal strategi di lapangan.

Sayang, enam bulan berlalu, dia dihadapkan mimpi buruk. Arango pingsan kala menghadap Sevilla. Dia terjatuh usai berduel dengan pemain lawan hingga tak sadarkan diri selama beberapa menit.

Terlihat pula luka di tulang pipinya. Kondisinya sangat mengkhawatikan karena lidahnya tergigit selama tak sadarkan diri. Pemandangan ini memunculkan banyak prasangka. Yang paling banyak tentu saja masa depan panjang yg terancam.

prefutbol

Pemilik 132caps bersama timnas pun istirahat total di sisa musim. Tapi memasuki musimberikutnya dia membuktikan kekuatannya.

Daftar slots onlin

Gianluigi Buffon Tak Ingin Buru-buru Cari Klub Baru

Bambang Pamungkas Sempat Ogah Tepuk Tangan ke Suporter Timnas…

AC Milan Minta Alessio Romagnoli Cari Klub Baru

Apa yg dia lakukan sukar dipercaya. Arango bermain luar biasa. Tidak terlihat kalau dirinya baru pernah nyaris kehilangan nyawa & menepi hingga enam bulan lamanya.

Terbukti padamusim kedua dia terpilih sebagai pemain terbaik Real Mallorca. Status inididapat setelah mencetak 11 gol di LaLiga. Torehan yg impresif untuk seoranggelandang.

Kendati begitu,musim terbaiknya di Mallorca dibuat pada 2007-2008. Kala itu dia suksesmemboyong 15 gol & membawa klub kokoh di posisi ketujuh LaLiga.

Sukses diSpanyol rupanya belum menciptakan Juan Arango puas. Dia mengincar kesuksesan lain,dan tentu saja di lomba berbeda.

Juli 2009dia memutuskan hijrah ke Bundesliga Jerman. Ada Borussia Moenchengladbach yangsiap memberikan kebahagiaan.

Untuk diketahui,sepanjang kariernya, cuma Gladbach yg mengeluarkan uang untuk memboyong sangpemain. Selebihnya dia sering pindah klub dengan status bebas transfer.

Gladbach mengeluarkan dana tak kurang dari 4 juta euro. Di Bundesliga, kaki kiri Arango yg mematikan benar-benar menemukan atmosfer yg pas.

zedge

Lima tahunBundesliga dia jadi salah satu pemain Amerika Latin tersukses. Kemampuanmenggiring bolanya jadi salah satu yg terbaik. Akurasi tendangan jarakjauhnya juga kerap jadi pembeda.

Kehebatan top skorer sepanjang masa timnas Venezuela di Bundesliga kian menjadi-jadi saat Borussia Moenchengladbach ditukangi Lucien Favre. Karakter permainan Favre benar-benar mengakomodasi keharapan Arango yg harap lebih bebas.

Favre memberinya kebebasan untuk berkreasi. Dia juga tidak keberatan sang gelandang bermain begitu dalam atau bahkan maju ke depan. Alhasil, 31 gol & 57 assist dia buat dalam 175 penampilan untuk Die Fohlen.

Guru & Idola Marco Reus

Kentalnya pengaruhJuan Arango di Gladbach juga merasuki seorang Marco Reus. Semua orang tahu kehebatanReus saat ini. Dia kapten Borussia Dortmund & anak kesayangan Joachim Loew ditimnas Jerman.

Soal kepemimpinan,tidak ada yg meragukan Marco Reus. Dalam hal mengolah si kulit bundarapalagi. Aksi menawannya kerap menghipnotis penonton di lapangan.

Reus datangke Borussia Park pada 2009 silam. Di usia yg baru 20 tahun dia diajarkanbanyak oleh Juan Arango yg kala itu sudah menyentuh kepala tiga.

Baru ditunjuksebagai kapten Borussia Moenchengladbach, Juan Arango jadi sosok pemimpin yangdisayangi. Terutama oleh Marco Reus.

Arango lah yg mengajarkan banyak hal tentang sepak bola kepada Reus. Berkat jasanya ini penggawa timnas Jerman tidak cuma memandang seniornya itu sebagai idola. Tapi juga guru sepak bola.

invictos

Juan Arango, bagi saya bukan cuma seorang idola, tetapi juga seorang guru. Saya belajar banyak saat bermain bersamanya. Dia mengajarkan saya untuk mendendang bola dengan lebih baik lagi, mengatakan seperti dikutip Slot Berita dari La Pizarra.

Marco Reusbenar-benar menaruh hormat tinggi pada pemain yg gantung sepatu 2017 lalu. Diasempat berujar bahwa Piala Dunia tidak pernah sempurna tanpa sang guru.

Dia selalubermain dalam kondisi terbaik. Dan saya pikir dia harusnya bermain di PialaDunia karena dia pantas mendapatkannya. Sangat sempurna melihat pemain sepertidia di Piala Dunia, sambung kapten Dortmund.

Pada akhirnya,kebesaran Juan Arango tak sanggup diikuti timnas Venezuela, yg memang negarabiasa saja di sepak bola. Dan cuma pada era pemain kelahiran Maracay,Venezuela sanggup menembus semifinal Copa America 2011 lalu, yg hingga saat inijadi capaian terbaik mereka di ajang internasional.

Selama 20 tahun berkarier di lapangan hijau, Juan Arango memang mengumpulkan tiga gelar saja. Tapi bicara soal pemain bernama lengkap Juan Fernando Arango Saenz bukan perkara gelar.

Dia tidak melihat trofi pemenang sebagai segalanya. Lebih dari itu, dia mengajarkan kita bahwa dirinya sanggup mengubah ketidakmungkinan jadi mungkin. Lalu menyulap imajinasi jadi kenyataan.

Borussia Moenchengladbachjuan arangoLegendaMarco ReusVenezuela

Prev Post

Bambang Pamungkas Sempat Ogah Tepuk Tangan ke Suporter Timnas Indonesia

Next Post

Gianluigi Buffon Tak Ingin Buru-buru Cari Klub Baru

You might also likeMore from authorLiga Indonesia

Persipura Jayapura Tak Memuaskan Saat Uji Coba, Manajemen Jengkel

Liga Prancis

Eduardo Camavinga Tak Jadi Tinggalkan Rennes?

BeritaLiga Champions

Ederson Siap Jadi Penendang Penalti di Final Liga Champions

Liga Indonesia

Ramai Pemain Liga 1 Pindah ke Liga 2 Tarik Perhatian Victor Igbonefo

Liga Italia

Terancam Ditinggal Conte, Curva Nord Inter Bereaksi Keras

Liga Prancis

Christophe Galtier Hengkang Setelah Bawa Lille Juara Liga Prancis

International

Hans Hateboer & Steven Bergwijn Dicoret dari Skuat Timnas Belanda

Liga Italia

BREAKING! Pengabdian 11 Tahun Paratici di Juventus Berakhir

Liga Indonesia

Sah! Liga 1 2021 Tetap Menerapkan Promosi & Degradasi

Liga Indonesia

Ditolak Persebaya Surabaya karena Usia, Begini Kata Gelandang Brasil

International

Tak Juga Dipanggil Inggris, Patrick Bamford Bisa Pindah Timnas

Timnas Indonesia

Ambisi Besar Pemain Thailand Saat Hadapi Timnas Indonesia

PrevNext Dealer Permata Berkualitas OKDealer Permata Berkualitas OK

  • Most
    Viewed
  • Most
    Commented

Most
Viewed

Berita

1

Reaksi Asnawi Mangkualam Diperlakukan Beda dengan Egy Maulana…

2

Baru Gabung Timnas Indonesia, Witan Sulaeman Dikerjai Shin…

3

Menu Makan Wajib Pemain Timnas Indonesia ala Shin Tae-yong

4

Pelatih Timnas Malaysia Marah Besar Usai Pasukannya Digulung…

5

Kesedihan Christian Eriksen Setelah Inter Milan Raih Scudetto

6

Latihan Timnas Indonesia di UEA Bikin Negeri Tetangga Khawatir

7

Terdegradasi, Presiden Benevento Beri Hukuman Kejam kepada…

8

Kutukan Capocannoniere di Serie A Terus Berlanjut

9

Publik Vietnam Akui Ngeri dengan Timnas Indonesia

10

Percaya Diri Menang Lawan Timnas Indonesia, UEA Tatap Qatar

Most
Commented

Berita

1

Fakta Menarik Final Coppa Italia: Rekor Buffon & Jumlah Trofi…

2

Menu Makan Wajib Pemain Timnas Indonesia ala Shin Tae-yong

3

Juergen Klopp: Phillips Belajar Menyundul dari Alisson

4

Gagal di Bayern Munich, Douglas Costa Dipulangkan Juventus ke…

5

Klasemen Liga Jerman: Union Berlin Amankan Tiket Eropa!

6

PSSI Konfirmasi Status Laga Timnas Indonesia vs Oman

7

Thomas Tuchel Akui Chelsea Beruntung Bisa Lolos ke Liga…

8

Bek Anyar Persipura Jayapura Memang Sudah Lama Penasaran dengan…

9

Dewa United FC Akan Ladeni Tiga Klub Liga 1 Sekaligus, Ini…

10

Unai Emery Sebut Masuk Final Liga Europa Sudah Melebihi Target…

Berita Terbaru

Joao Cancelo Ungkapkan Keharapannya untuk Pensiun di Benfica

26 May 2021

Adam Alis Sempat Mengira Egy Maulana Cetak Dua Gol Lawan…

26 May 2021

Pemain Timnas Indonesia Setelah Dikalahkan Afghanistan:…

26 May 2021

Shin Tae-yong Angkat Topi kepada Pemain Timnas yg Nyaris…

26 May 2021

Kekalahan dari Afghanistan Bikin Shin Tae-yong akan…

26 May 2021

Southgate Bakal Pasang Alexander-Arnold di Gelandang Tengah?

26 May 2021

Liverpool Tak Perlu Cari Pengganti Georginio Wijnaldum

26 May 2021 PrevNext 1 of 14,951Kuis 2018 300x600_WCKuis 2018 300x600_WC970×90 Kuis 2018 1970×90 Kuis 2018 1

2021 – Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Slot Informasi. All Rights Reserved.Top IT support company in Bangkok, Connect with IT helpdesk bangkok and IT outsource services in Bangkok Thailand
IT Support Bangkok, IT helpdesk Bangkok, IT Outsource Bangkok, Arconis backup thailand

This situs uses cookies to improve your experience. We’ll assume you’re ok with this, but you can opt-out if you wish.AcceptRead More

You cannot print contents of this website. var _extends=Object.assign||function(t){for(var e=1;e

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *