oleh

Jonathan Frizzy Lakukan KDRT ke Dhena Devanka Sebelum Mei 2021

Slot SimakNews.com – Jonathan Frizzy Lakukan KDRT ke Dhena Devanka Sebelum Mei 2021,

Jonathan Frizzy & Dhena Devanka. (Instagram)

Polisi juga membenarkan ada bukti kekerasan yg diterima Dhena Devanka dari Jonathan Frizzy.

Simaknews.com – Istri Jonathan Frizzy, Dhena Devanka bungkam disinggung soal dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yg diduga dilakukan Jonathan Frizzy. Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Achmad Akbar mengatakan, Dhena sudah mengalami KDRT sebelum laporan dibuat.

Untuk diketahui, Dhena Devankan melaporkan Jonathan Frizzy alias Ijonk pada 21 Mei 2021.

Istri Jonathan Frizzy, Dhena Devanka (kanan) usai menjalani pemeriksaan terkait kasus KDRT di Polda Metro Jaya, Jumat (27/8/2021). [Yuliani/Suara.com]

“Keterangan yg dihinggakan ada peristiwa (KDRT) sebelumnya pernah terjadi,” ucap Kasatreskrim Polres Jaksel, Kompol Achmad Akbar di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2021).

“Sebelum laporan dibuat,” katanya melanjutkan.

Baca Juga: Dhena Devanka Minta Benny Simanjuntak Tak Provokasi Masalahnya dengan Jonathan Frizzy

Namun, Achmad tak mau membeberkan sejak kapan Dhena Devanka mengalami KDRT itu. Sebab, hal itu sudah masuk ke ranah materi pemeriksaan.

Jonathan Frizzy & istri, Dhena Devanka. [Instagram]

“Tetapi itu materi penyidikan yah. Saya tidak tidak menyampaikan secara detail peristiwanya. Tapi semuanya tentu dalam konteks kekerasan yg dialami oleh pihak korban,” kata Achmad Akbar.

Disinggung soal penyebabnya pihak kepolisian juga cuma dapat menyampaikan garis besarnya. Bahwa KDRT itu dipicu oleh konflik internal rumah tangga.

“Saya kira masih permasalahan di internal rumah tangga,” ucapnya.

Pihak kepolisian juga tak dapat menyebutkan bagian luka lebam di mana yg divisum. Hanya saja dalam bukti terlampir ada wujud dari kekerasan fisik yg diduga dilakukan Jonathan Frizzy.

Baca Juga: Dhena Devanka Diperiksa Polisi Selama 3 Jam Terkait Kasus Dugaan KDRT

“Iya kekerasan fisik pada diri korban, saya kira di bagian mana itu masuk materi ya,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *