oleh

Jelang Sidang, Lucinta Luna Nangis Tanpa Sebab

Lusayang Luna menangis ketika diwawancarai seputar kasus narkobanya. [Herwanto/Suara.com]

Lusayang Luna kemudian mendapat ciuman jarak jauh dari kekasihnya, Abbas.

Simaknews.com – Lusayang Luna kembali menjalani sidang kasus narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (9/9/2020). Sidang dengan agenda pembelaan yg dijadwalkan pada pukul 13.00 WIB baru dimulai pada pukul 16.30 WIB.

Tidak diketahui persis penyeban penundaan sidang itu.

Sebelum sidang di mulai, seniman transgender ini sempat menangis. Hal ini terlihat di layar monitor yg disiapkan pihak pengadilan untuk menggelar sidang secara virtual.

Wajah Lusayang Luna pun terlihat sayu & beberapa kali tangannya menyeka air matanya yg menetes di pipi.

Lusayang Luna saat diperiksa Polisi di apartemennya di Thamrin City,Jakarta, Selasa (11/2). [Foto/Istimewa]Lusayang Luna saat diperiksa Polisi di apartemennya di Thamrin City,Jakarta, Selasa (11/2). [Foto/Istimewa]

Melihat hal tersebut, regu kuasa hukum Lusayang Luna & kekasihnya, Abbas langsung menghiburnya. Beberapa kali perempuan 31 tahun itu mendapat ciuman jauh dari mereka.

Mendapat hal itu, Lusayang Luna pun langsung membalasnya. Pelantun “Bobo Dimana” ini pun membalas ciuman jauh itu.

Usai sidang, Abbas mengaku tidak tahu persis penyebab kekasihnya menangis. Namun dia menduga Lusayang Luna sedih karena terlalu lama mendekam di tahanan.

“Sedih kali ya. Sudah lama juga baru dapat bicara apa yg sebenarnya terjadi sebenarnya,” tutur Abas usai sidang.

Seperti diketahui Artis Lusayang Luna Sebelumnya, polisi membekuk seniman Lusayang Luna atas dugaan penyalahgunaan narkoba tipe ekstasi. Lusayang dibekuk di Apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020) pagi.

Saat mengerjakan penggeledahan di Apartemen Thamrin City, polisi berhasil menemukan tiga butir ekstasi yg sudah di buang ke keranjang sampah. Namun Lusayang Luna menegaskan bahwa barang bukti itu bukan kepemilikannya.

12

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *