oleh

Jazuli: PKS tetap sebagai oposisi konstruktif

Slot SimakNews.com – Jazuli: PKS tetap sebagai oposisi konstruktif,

Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini. ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi

Jakarta (ANTARA) – Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menegaskan bahwa partainya tetap jadi oposisi yg konstruktif untuk menjaga demokrasi & menghadirkan “check and balances” supaya kinerja pemerintahan “on the track” berpihak pada rakyat.

“Sejak awal kami hinggakan oposisi hadir untuk menjaga demokrasi, menghadirkan ‘check and balances’ supaya pemerintahan tetap ‘on the track’ berpihak kepada kepentingan rakyat. Kami juga harap menjaga kehormatan partai-partai yg sejak awal berjuang mendukung Pak Jokowi,” mengatakan Jazuli dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan peran PKS sebagai oposisi yg konstruktif adalah mengawal jalannya pemerintahan dengan kritik yg membangun.

Jazuli mencontohkan, partainya setiap tahun mengevaluasi kinerja pemerintah, karena setiap pemerintahan tentu punya tantangannya sendiri, tetapi harus tetap ada ukuran atau parameter objektif yg dipakai sebagai patokan.

Dia mengatakan, di bidang ekonomi, pemerintah harus sanggup mengatasi permasalahan struktural ekonomi sehingga lebih berpihak pada rakyat atau ekonomi kerakyatan sebagaimana amanat Pasal 33 & 34 UUD 1945.

“PKS sebagai oposisi harap menjadikan kedaulatan bangsa dalam berbagai dimensinya sebagai visi nasional karena ini syarat negara kita dapat maju & keluar dari jebakan ‘middle income trap’ atau negara berkembang selamanya. Untuk itu diperlukan komitmen kebangsaan yg kuat & kerja-kerja kolektif seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Baca juga: Pengamat: negara butuh oposisi konstruktif

Baca juga: Mardani: PKS konsisten jadi oposisi kritis-konstruktif

Jazuli berharap ekonomi Indonesia berdaulat, rakyat lepas dari kemiskinan, kesenjangan semakin flat, artinya tingkat ekonomi & distribusi kekayaan semakin merata di masyarakat.

Di bidang sosial politik, dia menjelaskan, PKS harap menghadirkan politik yg bermartabat & demokrasi yg sehat & subtantif. Menurut dia, disparitas pendapat merupakan hal biasa & dapat ditengahi dengan dialog & musyawarah, atau istilahnya merangkul bukan memukul.

“Terus mengembangkan silaturahim kebangsaan dengan seluruh elemen dalam rangka mengokohkan persatuan, kerja sama, sinergi & kolaborasi. Serta mengokohkan konsensus nasional yaitu Pancasila & UUD 1945 sebagai kesepakatan bersama,” tuturnya.

Anggota Komisi I DPR RI itu mengatakan, di bidang ideologisasi & pengamalan nilai-nilai Pancasila & UUD 1945, diharapkan semua pihak memiliki komitmen kebangsaan makin kokoh & tidak cuma sloganistik.

Padahal menurut dia, Indonesia sebagai bangsa dengan banyak problematika & tantangan, membutuhkan persatuan, sinergi, kolaborasi & solidaritas sosial nasional.

Baca juga: PAN: Seluruh jaringan partai harap jadi oposisi konstruktif

Baca juga: Sandiaga: Harus ada oposisi yg konstruktif untuk membangun bangsa

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2366386/jazuli-pks-tetap-sebagai-oposisi-konstruktif

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *