oleh

Ini Alasan Tersangka Anggota FPI Unggah Video Ancaman Gorok Kepala Mahfud Md

-Umum-3 views

Online – Polisi menangkap empat tersangka ujaran kebencian yg mengunggah & menyebarkan video ancaman akan menggorok kepala Menkopolhukam Mahfud Md, kalau pulang ke Pamekasan, Madura. Apa alasan tersangka mengerjakan itu?

Salah satu tersangka, Muchammad Nawawi atau Gus Nawawi (38) mengunggah video ini melalui akun YouTubenya, Amazing Pasuruan. Kepada polisi, pria yg mengaku jadi Wakil Ketua Bidang Organisasi FPI Pasuruan ini mengaku motivasinya mengunggah video karena berempati & membela Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

beincash

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan Nawawi juga memahami bahwa kontennya mengandung ujaran kebencian. Namun, tetap disebarkan karena alasan tersebut.

“Yang upload di YouTube tadi si MN Nawawi. Kenapa dia upload di YouTube, karena dia tahu kontennya adalah konten ujaran kebencian & dia merasa bahwa dia berempati kepada HRS Kemudian barang (isu) ini lagi naik, jadi diharapkan viral,” mengatakan Gidion di Surabaya, Senin (14/12/2020).

“Kalau motif dari keterangan mereka, bahwa mereka simpatisan dari organisasi massa tersebut (FPI),” kata Gidion.

Gidion mengatakan alasan pelaku ini diketahui dari pengakuan langsung mereka. Selain itu, keempat pelaku juga saling mengenal & tergabung dalam grup Front Pembela IB HRS.

“Kemudian dalam grupnya, saya tidak memberikan persepsi tetapi memberikan fakta bahwa grupnya adalah grup namanya Front Pembela IB HRS, rekan-rekan dapat simpulkan sendiri,” lanjut Gidion.

Sebelumnya, tersangka Nawawi mengunggah video ancaman di akun YouTubenya Amazing Pasuruan. Lalu, video tersebut juga disebarkan tersangka bernama Abdul Hakam (39), Moch Sirojuddin (37) & Samsul Hadi (40) lewat WhatsApp grup.

Sementara dari kasus ini, polisi mengamankan beberapa barang bukti. Mulai dari handphone milik tersangka hingga tangkapan layar video & bukti penyebaran video melalui grup WhatsApp.

Keempat tersangka ini, dijerat UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi & Transaksi Elektronik Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) dan/atau Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (2) dan
Pasal 14 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1946. (detik.com)

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *