oleh

Indonesia mempunyai peran aktif dalam Kerja Sama Selatan-Selatan

Slot SimakNews.com – Indonesia mempunyai peran aktif dalam Kerja Sama Selatan-Selatan,

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid. ANTARA/HO-Humas UI.

Dalam Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS), Indonesia mempunyai peran aktif yg memberi nilai tambahDepok (ANTARA) – Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid mengatakan dalam Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS), Indonesia mempunyai peran aktif yg memberi nilai tambah untuk mencapai kemandirian bersama yg dilandasi oleh solidaritas, kesetaraan, & saling menguntungkan.

“Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS) merupakan bentuk skema kerja sama antarnegara berkembang yg dilakukan melalui berbagai hubungan bilateral & multilateral,” mengatakan Meutya dalam keterangannya, Selasa.

Menurutnya, untuk menghasilkan bermacam solusi bagi pembangunan negara Selatan, pemanfaatan KSS bagi kepentingan politik luar negeri Indonesia berhasil memperluas jaringan diplomasi RI di dunia internasional.

Kebijakan luar negeri KSS akan tetap memainkan peran penting dalam menghadapi berbagai ancaman separatisme, khususnya guna mencegah adanya internasionalisasi isu-isu separatisme di dalam negeri serta mengupayakan dukungan internasional kepada integritas wilayah Indonesia.

KSS juga mempunyai tantangan, yaitu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s), perubahan iklim, kerja sama multipihak, seperti kerja sama dengan kementerian, lembaga, universitas, & parlemen.

“Penguatan peran Indonesia dalam KSS pada tahun 2010-2012 memperkuat koordinasi dalam kerangka koordinasi institusional untuk ikut memerankan diplomasi pembangunan. Pada tahun 2015-2019, untuk meningkatkan kepemimpinan & kontribusi Indonesia dalam KSS, serta meningkatkan peran Indonesia dalam intervensi kebijakan pengembangan KSS,” katanya lagi.

Rancangan penguatan selanjutnya (2020-2024) adalah optimalisasi kerja sama pembangunan internasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yg berkualitas, melalui peningkatan sumber-sumber & prosedur pendanaan baru, serta perdagangan bebas aktif, ujar Metya pula.

Ketua Tim Kornas Kerja sama Selatan-Selatan/KSS Indonesia Teuku Faizasyah mengatakan kepentingan nasional tentu saja jadi perhatian juga, dalam konteks KSS di bidang politik, yaitu citra positif peran & kepemimpinan Indonesia serta memagari kepentingan Indonesia dari ancaman disintegrasi, bidang ekonomi Indonesia untuk meningkatkan investasi & perdagangan, serta dalam bidang sosial budaya.

Teuku mengatakan bahwa pada saat pandemi seperti saat ini, KSS mempunyai empat tren pendekatan implementasi KSS global pascapandemi COVID-19.

Tren yg dimaksud adalah inklusivitas dengan menerapkan kemitraan multipihak, fleksibilitas dengan prinsip demand-driven, transparan dengan mengerjakan pengenalan & membangun ruang komunikasi dengan multy-actors untuk mendapatkan masukan & rekomendasi, serta resiliensi berfokus pada pendekatan jangka panjang yg berdasarkan prinsip solidaritas. Indonesia diharapkan dapat membangun suatu program pemetaan di bawah KSS.

Selain itu, pemetaan tersebut sebaiknya dapat memberikan informasi bagi kawan pembangunan, berupa negara & sektor mana, serta metode yg perlu diberikan dukungan.

Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Badan Pengkajian & Pengembangan Kebijakan, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) menyelenggarakan webinar nasional yg berjudul “Penguatan Peran Indonesia dalam Kerja Sama Selatan-Selatan”.

Saat ini, kerja sama itu semakin relevan & penting, khususnya dalam upaya pencapaian SDG’s.

Pada webinar yg diselenggarakan melalui zoom tersebut, pembicara utama adalah Meutya Viada Hafid (Ketua Komisi I, DPR RI) & Teuku Faizasyah (Dirjen Informasi & Diplomasi Publik IDP Kemlu RI, Ketua Tim Kornas Kerja sama Selatan-Selatan/KSS Indonesia.
Baca juga: Perdagangan, investasi Indonesia & Korsel tunjukkan kinerja positif
Baca juga: Indonesia-Colombo Plan sepakati pengaturan Kerja Sama Selatan-Selatan

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2291650/indonesia-mempunyai-peran-aktif-dalam-kerja-sama-selatan-selatan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *