20200818 111955 -
in

Ikut Pilkada Serentak, Gubernur Kepri mulai cuti 26 September 2020

Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto. (Ogen)

Pilkada Serentak (ANTARA) – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Isdianto, mengaku akan cuti sebagai kepala daerah mulai 26 September 2020 karena mencalonkan diri pada Pilkada Gubernur & Wakil Gubernur Kepri 9 Desember 2020.

Advertisements

Menurut Isdianto, kepala daerah yg ikut kontestasi Pilkada Serentak 2020 memang wajib cuti pada masa kampanye.

Selain Gubernur, katanya, Bupati & Wali Kota yg maju di pemilihan bupati/pemilihan wali kota juga ikut cuti.

“Untuk cuti kampanye otomatis pada 26 September 2020. Posisi saya akan diganti Pejabat Sementara (Pjs) dari Kemendagri. Sementara bupati/wali kota diambil alih Pjs dari lingkungan Pemprov Kepri,” mengatakan Isdianto di Tanjungpinang, Selasa.

Baca juga: Isdianto-Suryani deklarasi Pilkada Kepri awal Agustus
Baca juga: PKS-Hanura usung Isdianto-Suryani pada Pilkada Kepri 2020
Baca juga: Nasib Plt Gubernur Isdianto di Pilkada Kepri ditentukan PKS

Isdianto menyebut, penunjukkan Pjs dimaksud supaya roda pemerintahan & pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal meski ditinggal sementara oleh kepala daerah.

Lebih lanjut, ia menyampaikan Pilkada Serentak 2020 di Kepri bakal diikuti enam kabupaten/kota, kecuali Kota Tanjungpinang.

Para petahana di lima kabupaten/kota turut serta dalam pilkada serentak tersebut, yakni Pilkada Kota Batam, Pilkada Kabupaten Karimun, Pilkada Kabupaten Lingga, Pilkada Kabupaten Bintan & Pilkada Kabupate Anambas.

“Khusus Kabupaten Natuna, kepala daerahnya tidak maju lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Kepri Arison menyampaikan sesuai dengan aturan yg tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), calon yg masih menjabat sebagai kepala daerah diwajibkan untuk cuti selama pelaksanaan masa kampanye Pilkada Serentak 2020.

“Itu merupakan syarat absolut sebagai calon yg maju Pilkada. Kalau kepala daerah diwajibkan cuti, sementara ASN & anggota legislatif syaratnya harus mengundurkan diri,” jelasnya.

Arison menerangkan, kandidat yg masih berstatus sebagai kepala daerah diwajibkan mengambil masa cuti pada masa kampanye mulai 26 September hingga 5 Desember, sehingga kandidat yg mencalonkan akan cuti dari jabatannya adalah selama 71 hari.

“Dengan begitu, kami harapkan usulan cuti itu dilakukan sebelum masa kampanye,” ungkap Arison.

Lanjutnya, sesuai dengan PKPU No 5/2020, tahapan pendaftaran pilkada akan dimulai pada 28 Agustus – 3 September untuk pengumuman pendaftaran paslon. Lalu, pendafataran dibuka selama dua hari 4-6 September.

Pengumuman dokumen paslon & tanggapan serta masukan masyarakat pada 4-8 September, pemeriksaan kesehatan 4-11 September, penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan 11-12 September.

Kemudian, tahap verifikasi syarat calon berlangsung pada 6-12 September. Dilanjutkan pengumuman dokumen perbaikan syarat calon 14-22 September penyerahan perbaikan syarat calon 13-16 September, & verifikasi perbaikan syarat calon 16-22 September. Penetapan Paslon pada 23 September, dilanjutkan dengan pengundian nomor urut calon 24 September 2020.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1676490/ikut-pilkada-serentak-gubernur-kepri-mulai-cuti-26-september-2020

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by dono

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0