oleh

Iis Dahlia: Ibu dan Mertua Telepon dengan Suara Bergetar – Entertainment

Slot SimakNews.com – Iis Dahlia: Ibu dan Mertua Telepon dengan Suara Bergetar – Entertainment,

Iis Dahlia. Foto: HP Music

jpnn.com, JAKARTA – Pedangdut Iis Dahlia tak dapat menyembunyikan rasa murkanya lantaran diberitakan ditangkap polisi, karena menciptakan surat hasil swab antigen maupun PCR palsu.

Terlebih, dalam foto itu terpajang wajah dirinya. Padahal, wanita yg ditangkap polisi bukanlah dirinya, melainkan wanita yg namanya sama dengannya.

Imbasnya, wanita 49 tahun itu langsung dihubungi oleh ibu & mama mertuanya untuk memastikan kabar tersebut.

Slot info lainnya:
  • Kritik Parodi Aturan Makan 20 Menit, Dokter Tompi: Ayolah, Katanya Sudah Cape

“Ibu & mertua telepon dengan suara bergetar. Dipikirnya anak menantunya beneran ada masalah,” ungkap Iis Dahlia lewat akun Instagram miliknya, Kamis (29/7).

Ibu dua anak ini juga sudah melayangkan surat keberatan kepada media yg memajang foto dirinya dalam berita tersebut.

Iis merasa nama baiknya sudah tercoreng dengan pemberitaan tersebut.

Slot info lainnya:
  • Murka Diberitakan Ditangkap Polisi Karena Jual Surat Swab Palsu, Iis Dahlia: Ini Nama Baik Orang, Woi

“Ditunggu klarifikasinya. Semoga ke depan tidak ada lagi pemberitaan asal comot seperti ini. Emosi ujug-ujug ada berita begini,” mengatakan Iis.

Istri Satrio Dewandono ini juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang-orang yg telah membantu dirinya.

TAGS   Iis Dahlia Iis Dahlia marah surat palsu rapid test Pemalsuan Surat Swab

BERITA TERKAIT
  • Murka Diberitakan Ditangkap Polisi Karena Jual Surat Swab Palsu, Iis Dahlia: Ini Nama Baik Orang, Woi
  • Gegara Ini, Devano Danendra Pernah Dilempar Botol oleh Iis Dahlia
  • Rancangan Teranyar Resti Puspitasari Bikin Nyaman Para Artis
  • Devano Danendra Mengaku Pernah Kabur dari Rumah, Ini Alasannya
  • Aktivitas Iis Dahlia selama PPKM Darurat
  • Ini Alasan Ashanty Sudah Bikin Surat Wasiat

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

loading…

.SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *