oleh

HIMPSI mengharapkan RUU Praktik Psikologi segera disahkan

-Umum-3 views

Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti usai menerima aspirasi dari HIMPSI di Surabaya. (ANTARA Jatim/HO)

UU itu sangat penting bagi tenaga psikologi & profesi psikologiSurabaya (ANTARA) – Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) berharap Rancangan Undang-Undang Praktik Psikologi yg saat ini dalam proses pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat RI segera disahkan.

beincash

“Adanya UU itu sangat penting bagi tenaga psikologi & profesi psikologi di seluruh Indonesia,” ujar Sekretaris Jenderal HIMPSI Pusat Andik Matulessy dalam siaran pers yg diterima di Surabaya, Rabu.

Pihaknya juga sudah menyampaikannya saat berjumpa dengan Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti dalam kegiatan reses di Surabaya, Selasa (16/2).

Menurut dia, dengan disahkannya RUU tersebut pada Sidang DPR RI Tahun 2021 dinilai sangat penting, supaya ada pengakuan legal dari negara kepada keberadaan profesi psikologi di Indonesia.

Selain sebagai legalitas profesi psikolog, undang-undang itu nantinya juga memberi proteksi kepada masyarakat atas pelayanan praktik psikologi & proteksi kepada psikolog asing yg sudah mulai masuk, sehingga pelayanan praktik psikologi di Indonesia semakin baik.

“Dalam RUU menyatakan bahwa HIMPSI sebagai satu-satunya organisasi profesi psikologi di Indonesia hingga saat ini & yg menginisiasi RUU Praktik Psikologi ini,” katanya pula.

HIMPSI sudah berdiri sejak tahun 1959 & memiliki 15.985 anggota yg tersebar di 34 HIMPSI wilayah (provinsi), lalu 18 Asosiasi/Ikatan Minat Keilmuan & Praktik Psikologi.

HIMPSI juga sudah terafiliasi dengan organisasi internasional di level ASEAN, yaitu ASEAN Regional Union of Psychological Societies, & di level Asia Pasifik, yaitu Asia Pasific Psychological Alliance, & level internasional (International Union of Psychological Sciences).

“Oleh karena itu, kami mengajukan supaya HIMPSI dapat ditetapkan secara eksplisit sebagai organisasi profesi dari tenaga psikologi, seperti halnya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Undang Undang tentang Praktik Kedokteran & Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Undang Undang tentang Keinsinyuran,” ujarnya lagi.

Menanggapi aspirasi tersebut, La Nyalla mengatakan akan menyampaikan ke Pimpinan DPD RI di Jakarta.

Ia juga akan meminta Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) di DPD RI untuk menyampaikan ke Badan Legislasi DPR.

“Saya berterima kasih pada HIMPSI & anggotanya di Jatim yg sudah menyampaikan aspirasinya di saat saya turun ke daerah. Apalagi RUU Praktik Psikologi ini jadi salah satu agenda Prolegnas. Atas aspirasi tersebut, maka akan kami tindaklanjuti di Senayan,” ujar La Nyalla.
Baca juga: Rekomendasi psikiater & psikolog dalam pengobatan pasien COVID-19
Baca juga: Kemendikbud sediakan psikolog antisipasi perundungan online

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2004933/himpsi-mengharapkan-ruu-praktik-psikologi-segera-disahkan

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *