oleh

Heru Ingatkan Potensi Penyelewengan Dana BOS di Rekening Sekolah – Nasional

Slot SimakNews.com – Heru Ingatkan Potensi Penyelewengan Dana BOS di Rekening Sekolah – Nasional,

Sekjen FSGI heru Purnomo mengingatkan adanya potensi Penyelewengan dana BOS meskipun penyalurannya langsung ke rekening sekolah. Foto: Ricardo/Slot Informasi Online

jpnn.com, JAKARTA – Mendikbudristek Nadiem Makarim diminta tetap memberlakukan persyaratan minimal 60 siswa bagi sekolah yg akan menerima dana BOS.

Menurut Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Heru Purnomo ketentuan tersebut akan menciptakan kepala sekolah & guru makin kreatif.

Mereka akan memperlihatkan produk unggulan sebagai nilai jual untuk menarik perhatian orang tua siswa.

Slot info lainnya:
  • Kabar Gembira dari Nadiem Makarim soal Dana BOS 2022, Alhamdulillah

“Jumlah siswa yg sedikit menciptakan layanan pendidikan tidak sesuai harapan yg berakibat terjadi pemborosan anggaran negara,” mengatakan Heru di Jakarta, Minggu (12/9).

FSGI juga mengingatkan tentang potensi penyalahgunaan dana BOS. Penyaluran BOS memang melalui rekening sekolah, tetapi bukan berarti dana tersebut aman. 

Itu sebabnya, lanjut Heru, perlu fungsi kontrol dalam bentuk regulasi yg mengatur penyaluran BOS. Salah satunya mengatur ketentuan sekolah penerima dana BOS harus minimal 60 siswa.

Slot info lainnya:
  • Menteri Nadiem Hentikan Dana BOS, Gus Muhaimin: Batalkan!

“Mas Nadiem tidak perlu ragu melanjutkan kebijakannya demi pendidikan yg berkualitas & berkeadilan untuk anak bangsa ini,” tegas Heru.

Selanjutnya, FSGI melihat adanya Permendikbudristek Nomor 16 tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOS Kinerja (bagi sekolah berprestasi) & BOS Afirmasi (bagi sekolah khusus) dapat dijadikan motivasi bagi sekolah-sekolah dengan kondisi khusus untuk memenuhi persyaratan penerima dana BOS reguler.

TAGS   FSGI Sekjen FSGI Heru Purnomo dana BOS Kemendikbud

BERITA TERKAIT
  • Serikat Guru Dukung Syarat Penerima BOS Minimal 60 Siswa, Ini 5 Alasannya
  • Kematian Anak Indonesia Akibat Covid-19 Tertinggi di Dunia, FSGI: PTM Juli 2021 Wajib Ditunda
  • Simak, Catatan Kritis & Rekomendasi FSGI pada Momen Hardiknas 2021
  • FSGI Mengkritisi Kebijakan Pendidikan di Masa Pandemi, Pakai Frasa Tak Berdaya
  • Guru Honorer Dipecat Gegara Pamer Gaji di Medsos, Begini Reaksi FSGI, Tegas!
  • Ketahuilah, Banyak Guru Honorer Rela Digaji Murah Karena Berharap Diangkat PNS & PPPK

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *