oleh

Hasto Kristiyanto sebut kawasan Halim menjadi paru-paru Kota Jakarta

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat bersepeda santai bersama koleganya para mahasiswa S3 Universitas Pertahanan, di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (3/4/2021). ANTARA/HO-PDIP.

Seperti halnya Gelora Bung Karno, Kompleks Halim jadi paru-paru JakartaJakarta (ANTARA) – Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur jadi salah satu paru-paru Kota Jakarta. “Seperti halnya Gelora Bung Karno, Kompleks Halim jadi paru-paru Jakarta,” mengatakan Hasto, usai bersepeda santai bersama koleganya para mahasiswa S3 Universitas Pertahanan, di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu. Kawasan militer Lanud Halim yg begitu rindang, hijau, & penuh pepohonan, mengatakan dia, tampak dirawat dengan baik & ke depan fungsinya dapat ditingkatkan jadi ruang hijau. “Dalam suasana mendung kami dapat menghirup oksigen kehidupan dari tempat ini. Sungguh luar biasa. Sebenarnya mau lebih lama tetapi masih turun gerimis,” mengatakan Hasto dalam keterangan tertulisnya. Menurut Hasto, dari momen & rute yg ditempuh, para mahasiswa S3 menyaksikan sendiri bagaimana Kompleks Lanud Halim dapat dirawat & dikembangkan lebih baik lagi jadi hutan kota. Hasto pun menambahkan kawasan Halim strategis, karena di sana jadi Pusat Komando Pertahanan Udara Nasional Indonesia. “Menjaga udara & mengawal wilayah kedaulatan kita sangat penting,” ujar Hasto pula. Acara sepeda itu terasa istimewa karena keikutsertaan Menseskab Pramono Anung Wibowo, Menteri Hukum & HAM Yasonna Laoly, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Rektor Unhan Laksamana Madya TNI A Octavian, & Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional Marsda TNI Novyan Samyoga. Meskipun gerimis, rombongan antusias.

beincash

Mereka mempersiapkan sepeda & perangkat pendukung seperti helm & sarung tangan, sebelum berangkat dari depan Makohanudnas, Halim. Hampir sekitar 26 km yg ditempuh para pesepeda dalam waktu sekitar 1 jam 15 menit. Saat momen silaturahmi usai bersepeda, Hasto memuji Pramono Anung yg sanggup mengayuh sepeda mencapai 40 km per jam, & Yasonna dapat di kisaran 30 km per jam.
Baca juga: Pembangunan infrastruktur pengaruhi jumlah penumpang di Bandara Halim PK
Baca juga: Bandara Halim sanggup tanggulangi keadaan darurat

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2079310/hasto-kristiyanto-sebut-kawasan-halim-menjadi-paru-paru-kota-jakarta

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *