oleh

Gus AMI sebut pembangunan SDM kunci utama kemajuan bangsa

Wakil Ketua DPR RI yg juga Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Gus AMI) . ANTARA/Dedhez Anggara/pras.

Ironis sekali kalau melihat data tingkat literasi kita dibandingkan beberapa negara lainnyaJakarta (ANTARA) – Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI mengatakan pembangunan sumber daya manusia (SDM) jadi kunci utama dalam kemajuan sebuah bangsa, sehingga rendahnya daya saing bangsa juga diakibatkan dari rendahnya indeks pembangunan SDM.

“Hal ini bermuara pada rendahnya inovasi, pendapatan per kapitanya, hingga rendah rasio gizinya. Itu semua akhirnya berpengaruh pada rendahnya indeks kebahagiaan warga,” mengatakan Gus AMI dalam keterangannya, di Jakarta, Senin.

Dia menilai misi pemerintah untuk menjadikan pembangunan SDM sebagai prioritas pada periode kedua Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai langkah yg tepat karena SDM yg unggul jadi kunci kemajuan bangsa.

Menurut dia, tidak ada negara maju tanpa SDM unggul, karena itu keharapan Presiden Jokowi harus didukung & diwujudkan, salah satunya dengan bagaimana meningkatkan minat baca masyarakat.

“Tingkat literasi kita dapat meningkat. Ironis sekali kalau melihat data tingkat literasi kita dibandingkan beberapa negara lainnya,” ujarnya.

Dia mengatakan, tingkat literasi masyarakat Indonesia tergolong sangat rendah, karena cuma menempati ranking ke-62 dari 70 negara, atau berada 10 negara terbawah yg memiliki tingkat literasi rendah.

Hal itu, menurut dia, mengacu pada hasil survei yg dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yg dirilis Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) pada 2019.

“Sementara UNESCO menyebutkan minat baca masyarakat Indonesia cuma 0,001 persen. Artinya dari 1.000 orang Indonesia cuma 1 orang yg gemar membaca. Hasil riset berbeda bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked yg dilakukan Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca,” katanya lagi.

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena pada periode kedua Pemerintahan Presiden Jokowi, pembangunan SDM unggul jadi salah satu prioritas.

Gus AMI mengatakan terkait peringatan Hari Buku Nasional pada Senin (17/5), Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, & Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim harus mengerjakan berbagai upaya meningkatkan minat baca masyarakat.

“Selain itu, Kemendikbudristek juga harus mengerjakan digitalisasi produk buku untuk memberikan kemudahan akses membaca kepada masyarakat,” katanya lagi.

Menurut dia, dengan keadaan pandemi COVID-19 yg terjadi saat ini, upaya peningkatan minat baca harus lebih serius lagi dijalankan karena proses belajar mengajar di sekolah berjalan secara timpang. Proses pembelajaran jarak jauh (PJJ), menurutnya, masih berjalan kurang maksimal.

Karena itu, dia menilai yg dapat dilakukan adalah bagaimana anak-anak didik di masa pandemi dapat lebih banyak memanfaatkan waktunya dengan membaca di rumah.

Menurut Muhaimin, harus ada kampanye sebuah gerakan mensayangi buku, gerakan peningkatan literasi, & itu harus diinisiasi oleh Kemendikbudristek sebagai lokomotif pendidikan nasional.
Baca juga: Gus AMI minta semua pihak antisipasi potensi COVID-19 usai Lebaran
Baca juga: Gus AMI ajak masyarakat perkuat persaudaraan antarsesama

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2159070/gus-ami-sebut-pembangunan-sdm-kunci-utama-kemajuan-bangsa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *