oleh

Gubernur: Perdamaian kunci penting sukseskan pembangunan Aceh

Foto bersama di halaman depan Meulioge Wali Nanggroe usai pelaksanaan peringatan Damai Aceh 2020. (SIMAKNEWS)

Aceh Besar (SIMAKNEWS) – Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyatakan perdamaian jadi kunci penting untuk menyukseskan pembangunan Aceh.

“Saya yakin, sebagai masyarakat Aceh kita sudah banyak mengambil pelajaran & pengalaman dalam perjalanan sejarah Aceh, karenanya, sangatlah patut kalau masa lalu itu jadi cermin untuk membangun Aceh yg lebih baik,” mengatakan Nova Iriansyah di Aceh Besar, Sabtu.

Pernyataan itu dihinggakannya di sela-sela menghadiri peringatan 15 tahun perdamaian Aceh atau lebih diketahui sebagai MoU Helsinki, di Meuligoe Wali Nanggroe,.

Nova menjelaskan tidak ada cara yg lebih baik dalam merawat damai melainkan dengan menumbuhkan rasa sayang, kepedulian, persatuan & kebersamaan.

Baca juga: Wali Nanggroe Aceh berharap pemerintah pusat tuntaskan MoU Helsinki

Ia mengatakan sejak perjanjian perdamaian ditandatangani 15 tahun lalu, pada prinsipnya masyarakat Aceh harus terus berjuang bahu membahu merawat damai dengan cara mencegah perseteruan & perselisihan.

Nova menyadari, dalam perjalanan 15 tahun damai Aceh, banyak permasalahan yg harus dihadapi baik internal maupun eksternal & sebagai masyarakat yg kaya dengan kearifan lokal, tentu permasalahan-permasalahan yg bersifat internal mesti diselesaikan secara bijaksana.

Sementara secara eksternal, permasalahan-permasalahan seperti butir-butir dalam MoU & UUPA yg belum seluruhnya dapat diimplementasikan, mesti disuarakan bersama-sama secara bijak, terpola, penuh diplomasi & negosiasi.

Nova menyebutkan, perdamaian Aceh adalah sedap Allah terbesar yg wajib disyukuri. Momentum damai Aceh yg diawali dengan penandatanganan perjanjian antara Gerakan Aceh Merdeka dengan Pemerintah Indonesia di Helsinki-Finlandia 15 tahun silam merupakan perjuangan yg sangat melelahkan & Menjadi bagian yg tak terpisahkan dari perjalanan sejarah masyarakat Aceh & sekaligus jadi pondasi dalam rangka menggapai kehidupan yg lebih baik & bermartabat.

Nova juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh perdamaian Aceh, ketua Komite Peralihan Aceh & seluruh jajaran, para ulama serta unsur-unsur terkait lainnya atas dedikasi & pengorbanan selama ini dalam mengawal secara intensif keberlangsungan jalannya perdamaian Aceh selama 15 tahun.

“Atas nama pribadi & Pemerintah Aceh kami menyampaikan apresiasi, semoga Allah membalas semua jasa baik ini.”

Ketua Badan Reintegrasi Aceh Said Fahrurrazi, mengatakan 15 tahun perdamaian harus dimanfaatkan bersama untuk membangun masa depan Aceh yg lebih baik.

Baca juga: Polda Aceh kibarkan Merah Putih di dasar laut nol kilometer Indonesia
Baca juga: Nova Iriansyah: Keberhasilan KEK Arun tanggung jawab konsorsium

Di antara upaya yg sudah dilakukan oleh Pemerintah Aceh adalah penyediaan lahan bagi mantan kombatan GAM serta tapol-napol & masyarakat efek konflik.

Ia menyebutkan pada seremoni 15 tahun damai, sebanyak 427 masyarakat akan diberikan lahan untuk bercocok tanam. Seremonial diberikan kepada 3 mantan kombatan.

Selain itu, Pemerintah Aceh juga sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur No.330/1209/2020 Tentang Penetapan Penerima Reparasi Mendesak Hak Korban Kepada Korban Pelanggaran HAM. Sampai saat ini Said melaporkan bahwa BRA sudah mendapatkan data 250 masyarakat yg bakal menerima reparasi tersebut.

“Semoga semua masyarakat yg terdampak dapat mendapatkan hal yg serupa. Apresiasi kami kepada Pemerintah Aceh yg sudah mengupayakan perwujudan butir-butir MoU ini,” mengatakan Said.

Selain itu, Said berharap pada momentum 15 tahun damai Aceh, pembangunan museum perdamaian Aceh dapat diwujudkan.

Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar juga menyampaikan terima kasih kepada jutaan masyarakat Aceh yg sudah bersabar menanti dalam perwujudan dari seluruh butir-butir MoU Helsinki.

Ia yakin dengan komitmen menjaga perdamaian, seluruh isi dari poin perdamaian tersebut akan terwujud.

Pihaknya juga sudah menjumpai presiden yg di antaranya membahas perwujudan butir-butir MoU Helsinki & respon Presiden Joko Widodo sangat baik.

“Mudah-mudahan dalam waktu yg tidak lama lagi pemerintah pusat dapat mewujudkan seluruh butir-butir MoU Helsinki,” mengatakan Malik Mahmud.

Baca juga: Partai Aceh kibarkan Bulan Bintang peringati 15 tahun perdamaian

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1671158/gubernur-perdamaian-kunci-penting-sukseskan-pembangunan-aceh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *