oleh

Gubernur Papua harap masyarakat tidak terprovokasi kasus lintas batas

Gubernur Papua Lukas Enembe, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal & Bupati Puncak Willem Wandik mengobrol bersama usai diwawancarai wartawam di Gedung Negara Jayapura (ANTARA News Papua/Hendrina Dian Kandipi)

Jayapura (ANTARA) – Gubernur Papua Lukas Enembe mengharapkan masyarakat tidak terprovokasi atas berita-berita tidak benar kaitannya dengan kejadian lintas batas.

beincash

“Tidak usah dengar berita yg tidak benar,” mengatakan Lukas kepada Antara di Jayapura, Senin.

Menurut Lukas, masyarakat diharapkan tidak terpengaruh dengan informasi & berita yg tidak jelas sumbernya.

“Saya sudah hinggakan kepada Mendagri secara virtual ketika di Vanimo,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur Papua Lukas Enembe akui lewat “jalan tikus” masuk PNG
Baca juga: PNG deportasi Gubernur Papua setelah masuk secara ilegal
Baca juga: Pengojek Gubernur Papua ke perbatasan PNG diberi Rp100 ribu

Dia menjelaskan dirinya mengaku cuma menjalani pengobatan tradisional saja di Vanimo karena kondisi kesehatan yg tidak baik.

“Saya cuma berobat & punya hak,” katanya lagi.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe pada Rabu (31/3) masuk ke Papua Nugini melalui jalan setapak dengan mengpakai ojek ke Wutung, kampung yg berbatasan dengan Skouw, Kota Jayapura.

Akhirnya Pemerintah PNG mendeportasi Gubernur Enembe dengan dua pengikutnya sehingga Konsulat RI di Vanimo mengeluarkan Surat Pengganti Laksana Pasport (SPLP) & dipulangkan melalui PLBN Skouw pada Jumat ((3/4).

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2081806/gubernur-papua-harap-masyarakat-tidak-terprovokasi-kasus-lintas-batas

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *