oleh

Gubernur Kepri mendorong perempuan berperan aktif dalam kancah politik

Slot SimakNews.com – Gubernur Kepri mendorong perempuan berperan aktif dalam kancah politik,

Gubernur Kepri Ansar Ahmad. (ANTARA/Ogen)

Perempuan sudah menyadari dunia politik sangat penting dalam memperjuangkan hak-hak masyarakatTanjungpinang (ANTARA) – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mendorong kaum perempuan di daerah ini terus aktif berperan dalam kancah politik, apalagi keterlibatan perempuan dalam politik sudah diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pemilu.

Ansar menyebut dalam Pasal 65 ayat 1 Undang-Undang Pemilu itu disebutkan penerapan kuota 30 persen bagi calon anggota legislatif perempuan. Pasal ini jadi acuan dalam rangka meningkatkan partisipasi politik perempuan di lembaga legislatif

“Akan tetapi angka 30 persen itu pun bukan jaminan bagi kaum perempuan untuk menduduki kursi legislatif di berbagai tingkatan, maka harus melalui perjuangan yg keras,” mengatakan Gubernur Ansar, saat membuka pengenalan peningkatan partisipasi perempuan di bidang sosial, politik, hukum, & ekonomi secara virtual dari Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis.

Ansar mengajak para peserta kaum perempuan dari seluruh Kepri untuk mengubah pandangan tentang dunia politik yg identik dengan laki-laki bahwa politik itu carut-marut & penuh permainan intrik.

“Sekarang kaum perempuan sudah menyadari dunia politik sangat penting dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat,” ujar Ansar.

Dia mengatakan pendidikan politik bagi perempuan jadi sangat penting, guna membentuk kader politik yg tangguh, supaya nantinya dapat melaksanakan politik praktis di tengah masyarakat.

Saat ini, katanya, di tingkat DPRD Kepri yg berjumlah empat puluh lima kursi, baru empat kursi saja yg diduduki oleh perempuan.

Keterwakilan perempuan di DPRD kabupaten/kota di Kepri, terbanyak di Kota Tanjungpinang sebesar 37 persen.

Secara capacity building perempuan ini sangat strategis dalam menyusun & mempersiapkan strategi untuk pemenuhan 30 persen kuota perempuan di legislatif dapat terpenuhi.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini sebagai langkah untuk perempuan dapat memperjuangkan kaum perempuan lainnya di tingkat yg lebih tinggi lagi,” katanya pula.

Politisi Golkar itu turut memberikan saran bahwa kaum perempuan semestinya tidak berhenti cuma di organisasi-organisasi partai politik semata, tetapi memperluas jangkauan & jaringan pula dengan mengikuti kegiatan atau organisasi di luar yg beragam jenisnya.

“Kalau itu dijalani perempuan Kepri, saya yakin perempuan akan punya kapasitas yg lain, karena sudah terjun di banyak organisasi kemasyarakatan,” begitu Gubernur Ansar.

Ketua panitia yg juga Kadis P3A PP & KB Kepri, Misni mengatakan indikator keberhasilan pembangunan bidang pemberdayaan perempuan & proteksi anak adalah capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) & Indeks Pemberdayaan Gender (IDG).

Khusus untuk IPG Kepri, capaian per tahunnya terus meningkat, pada tahun 2018 mencapai 92,97 & meningkat di tahun 2019 sebesar 93,10, namun untuk IDG justru mengalami penurunan.

“Oleh karenanya, perlu komitmen semua pihak untuk terus mendorong pencapaian keterwakilan perempuan ke depannya dalam politik, dengan dapat memenuhi keterwakilan perempuan di parlemen sebesar 30 persen, sehingga perempuan nanti dapat turut serta mengambil setiap keputusan politik,” ujar Misni.
Baca juga: DPP Perempuan Bangsa mendorong kaum perempuan ke dunia politik
Baca juga: SPAK: Partisipasi perempuan dalam politik jadi penentu demokrasi

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2191570/gubernur-kepri-mendorong-perempuan-berperan-aktif-dalam-kancah-politik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *