oleh

Gubernur Kepri janji bangun gedung permanen bagi KPU & Bawaslu

Kantor KPU Kepri menyewa ruko di Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang. (ANTARA/Ogen)

Dengan ada gedung sendiri, tentu akan menghemat penggunaan anggaranTanjungpinang (ANTARA) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menjanjikan pembangunan gedung permanen bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) & Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di daerah ini, menyusul kedua lembaga ini mengembalikan puluhan miliar dana Pilkada Kepri Tahun 2020 lewat Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa).

“Memang ada Silpa dari kegiatan Pilkada 2020 yg sudah dikembalikan KPU & Bawaslu Kepri,” mengatakan Gubernur Ansar Ahmad, di Tanjungpinang, Senin.

Ansar menyebut keharapannya untuk membangun gedung tersebut akan ditandai dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED).

Menurutnya, baik KPU maupun Bawaslu sama-sama sudah mendapatkan alokasi lahan di Pusat Pemerintah Provinsi Kepri di Pulau Dompak, Tanjungpinang.

Pembangunan gedung itu perlu dilakukan untuk mendukung penghematan anggaran, karena selama ini KPU & Bawaslu masih menyewa rumah toko (ruko) & menyedot anggaran yg tidak sedikit.

“Dengan ada gedung sendiri, tentu akan menghemat penggunaan anggaran,” ujar Ansar.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah mengatakan KPU Kepri memiliki Silpa sebesar Rp16,9 miliar dari nilai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada Kepri sebesar Rp98,2 miliar. Sedangkan, Bawaslu Kepri angkanya juga tidak jauh berbeda.

“Ada silpa pilkada nilainya lebih kurang Rp30 miliar. Namun, Pak Gubernur berkeharapan untuk dilakukan tahapan pembangunan gedung atau kantor bagi KPU & Bawaslu,” ujar Sekda Arif.

Mantan Sekda Kabupaten Karimun itu menjelaskan beberapa dana silpa pilkada tersebut akan dipakai untuk pembuatan DED kantor KPU maupun Bawaslu.

Kendati demikian, katanya, besaran anggaran yg dibutuhkan baru dapat diketahui setelah DED itu jadi.

Secara terpisah, Anggota KPU Kepri Arison mengatakan per 30 April 2021, pihaknya sudah menyampaikan laporan tahapan Pilkada Kepri kepada Pemerintah Provinsi Kepri.

Pada pertemuan tersebut sudah dihinggakan bahwa serapan anggaran pilkada sebesar 83 persen dari NPHD yg jumlahnya Rp98,27 miliar.

“Kami menyambut baik, kalau memang Pemprov Kepri harap membangun kantor bagi KPU. Semoga ini dapat segera terwujud,” ujar Arison.

Pihak-pihak yg terlibat dalam pelaksaan Pilkada Serentak 2020 mendapatkan jatah anggaran dari Pemprov Kepri yg dituangkan dalam NPHD. KPU Kepri mendapat jatah sebesar Rp98,2 miliar bersumber dari APBD Kepri. Kemudian, Bawaslu Kepri mendapatkan alokasi sebesar Rp49,6 miliar.

Selanjutnya, Kepolisian Daerah (Polda) Kepri mendapatkan dana hibah proses pengamanan pilkada sebesar Rp16,4 miliar.
Baca juga: Bawaslu Kepri pantau perekrutan Komisioner KPU Batam
Baca juga: Bawaslu Kepri ajukan Rp49 miliar untuk Pilkada 2020

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2159986/gubernur-kepri-janji-bangun-gedung-permanen-bagi-kpu-dan-bawaslu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *