oleh

Gubernur Kaltara mengapresiasi ASN yg taati larangan mudik

GubernurKalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang usai apel gabungan usai libur & cuti bersama hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah di lingkungan Pemprov Kaltara di Tanjung Selor, Senin (17/5). Dokumen Diskominfo

Tarakan (ANTARA) – Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang mengapresiasi seluruh pegawai yg menaati imbauan larangan mudik & peniadaan gelar griya dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19.

“Kita tidak boleh mudik, kita harus sayang saudara, harus sayang dengan keluarga kita, harus sayang dengan diri kita sendiri, karena dengan tidak mudik berarti memutus mata rantai COVID-19,” mengatakan Zainal di Tanjung Selor, Senin, saat memimpin apel gabungan usai libur & cuti bersama Lebaran 2021 di lingkungan Pemprov Kaltara.

Baca juga: Wagub Kaltara tegaskan supaya masyakat tidak mudik

Dia mengatakan bahwa pemanfaatan media sosial jadi opsi terbaik untuk tetap dapat menjalin silaturahmi.

“Cukup dengan melalui teknologi yg sudah ada, melalui WA, SMS , melalui video call, melalui zoom itulah sarana komunikasi silaturahim yg dapat kita laksanakan pada saat COVID-19,” mengatakan Zainal.

Hasil data terakhir pada hari Minggu (16/5) pemeriksaan rapid antigen pada arus mudik penumpang angkutan air di wilayah Kaltara menunjukkan satu orang dinyatakan reaktif dari total 2.374 orang penumpang.

“Kita bersyukur bahwa cuma satu yg terpapar,” imbuhnya.

Baca juga: Perbatasan Kaltim – Kaltara akan dilakukan penyekatan pemudik

Masih dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 800 maka diminta untuk melaksanakan tugas kedinasan dengan memberlakukan pembagian shift work frorm home (WFH) & work from office (WFO) sebanyak 50 persen dari total pegawai dalam satu instansi atau dinas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (5M).

“Kalau 5M kita laksanakan mudah-mudahan semua terhindar dari COVID-19 ini,” mengatakan Gubernur.

Baca juga: Ribuan TKI Sabah mudik Lebaran dari Kaltara

Zainal mengingatkan tentang aturan perjalanan dinas yg masih tercantum dalam surat edaran tersebut. Bahwa perjalanan dinas dilakukan secara selektif sesuai tingkat prioritas & kepentingan yg mendesak.

Selain itu, pelaku perjalanan dinas wajib untuk melampirkan bukti hasil tes PCR atau swab antigen sebelum & sesudah mengerjakan perjalanan dinas.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2160342/gubernur-kaltara-mengapresiasi-asn-yang-taati-larangan-mudik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *