oleh

Goran Pandev, Treble Winner di Inter & Pahlawan Makedonia Utara

-Bola-0 views

Situs Daftar Slot Informasi, Indonesia – ‘Goran Pandev will never die’. Begitu ucapan sejumlah warganet yg ditujukan untuk striker 37 tahun asal Makedonia Utara itu. Pandev jadi pahlawan untuk negaranya setelah gol tunggalnya ke gawang Georgia mengantarkan Makedonia Utara ke putaran final Euro 2020, Jumat (13/10/2020).

Bertanding di Dinamo Arena, kedua negara sama-sama harap meraih kemenangan. Hasil tiga poin akan menciptakan sejarah bagi keduanya untuk perdana kali tampil di lomba sepak bola bergengi. Dewi Fortuna sayangnya lebih berpihak kepada regu tamu.

after Goran Pandev’s most important goal in North Macedonia’s history – 19 years after making his international debut! #EURO2020 pic.twitter.com/7e55yLkyZd

— UEFA EURO 2020 (@EURO2020) November 12, 2020

Setelah di babak perdana kedua regu tak sanggup menciptaka gol. Petaka datang untuk Georgia di menit ke-56. Mendapat umpan ciamik dari Ilija Nestorovski, Pandev sukses mengelabui kiper Georgia, Giorgi Loria. Gol Pandev jadi satu-satunya gol yg tercipta pada laga ini.

Kegembiraan pun pecah di kubu Makedonia saat wasit asal Inggris, Anthony Taylor meniupkan peluit panjang pertandingan. Pandev langsung mendapat pelukan dari rekan-rekannya. Ia jadi pahlawan bagi Makedonia Utara.

Lolosnya Makedonia untuk perdana kali ke Euro 2020 menambah daftar panjang yg ditorehkan Pandev. Usai pertandingan, Pandev sempat mem-posting video tentang kariernya bersama Makedonia.

“113 pertandingan lebih dari 19 tahun memakai jersey ini banyak dilalui dengan kekalahan, kemenangan, kegembiraan, & penghinaan. Aku sering melewati bersamamu, Makedonia Utara,” tulis Pandev.

Karier Goran Pandev

Lahir di Strumica. 27 Juli 1983, karier sepak bola Pandev di mulai saat ia bergabung ke Belasica pada 2000. Satu tahun setelahnya, Pandev langsung dilirik klub Serie A, Inter Milan.

Sayangnya di tahun perdana bergabung ke Inter, Pandev lebih banyak jadi pemain pinjaman. Inter akhirnya melepas Pandev ke Lazio pada 2004. Di Elang Ibu Kota, Pandev menjelma jadi striker berbahaya.

Catatan 48 gol bersama Lazio menciptakan Inter menyesal melepas Pandev. il Nerazzurri pun mau tak mau merekrut kembali Pandev. Di musim keduanya bersama Inter, Pandev sukses jadi generasi il Nerazzurri peraih gelar trebel winner di musim 2009-10.

getty images

“Saya adalah starter dalam pertandingan paling penting, termasuk final Liga Champions.”

“Saya mengerjakan semua yg diminta manajer saya, termasuk bermain sebagai pemain sayap, meskipun saya sering jadi striker perdana atau kedua, kenang Pandev beberapa waktu lalu.

Peran Pandev sendiri saat membela Inter Milan memang kalah saing dengan Diego Milito untuk posisi ujung tombak. Meski begitu, Jose Mourinho saat itu sanggup mengoptimalkan laju Pandev dengan menempatkannya sebagai winger atau second striker.

Sukses meraih treble winner jadi capaian tertinggi Pandev di level klub & saat ini ia juga sanggup mendapat capaian tertinggi di level regu nasional dengan mengantarkan Makedonia Utara lolos ke putaran final Euro 2020 untuk perdana kalinya.

Tentang Penulis: IDN Sport

Gambar Gravatar
Staff pada Grup operator label swasta terbesar yang menggunakan tulang punggung kami di ASIA. Rekam jejak yang terbukti selama lima tahun dan lebih dari 300 klien dengan basis klien terbesar dari jaringan multipemain.Bergabung bersama IDNSport.net dan rasakan apa itu game online masa depan. Kami memiliki semua alat yang diperlukan untuk mengungguli persaingan dan kami menyediakan kolaborasi ujung ke ujung untuk memastikan kemajuan bisnis yang berkelanjutan. Jangan lewatkan kesempatan ini dan bergabunglah dengan jaringan game online terbesar di Asia!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *