oleh

Gerindra: Implementasi APBN-APBD harus tepat sasaran

Slot SimakNews.com – Gerindra: Implementasi APBN-APBD harus tepat sasaran,

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri halal bi halal Partai Gerindra Sumatera Selatan, di Kantor DPD Partai Gerindra, Palembang, Kamis (27/5). (Gerindra)

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengingatkan pemerintah pusat & daerah supaya pengimplementasian aggaran pendapatan & belanja negara (APBN) serta anggaran pendapatan & belanja daerah (APBD) harus tepat sasaran.

“Gerindra berharap serapan anggaran yg bersumber dari APBN & APBD harus tepat sasaran,” mengatakan Muzani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan itu saat menghadiri halalbihalal Partai Gerindra Sumatera Selatan di Kantor DPD Partai Gerindra, Palembang, Kamis (27/5).

Baca juga: Gerindra: Semua pihak harus tegakkan aturan UU Disabilitas

Dia mencontohkan APBN-APBD yg tepat target adalah dengan menciptakan lapangan kerja untuk mengatasi pengangguran yg saat ini semakin meluas akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Karena itu proyek-proyek padat karya yg menyerap tenaga kerja harus jadi prioritas pembangunan kita,” ujarnya.

Wakil Ketua MPR RI itu menjelaskan pada keadaan pandemi COVID-19, semua kegiatan pemerintahan, ekonomi, kemasyarakatan, bahkan peribadatan jadi sulit.

Bahkan, katanya, hingga pembangunan termasuk pengadaan barang & jasa terhenti karena “refocusing” anggaran yg berasal dari APBD maupun APBN.

“Pada tahun 2020 tidak ada pengadaan barang & jasa, akibatnya tidak ada belanja & pembangunan. Perekonomian macet, kampus tutup, sekolah tutup, bahkan pasar & mal tutup, tidak ada kegiatan ekonomi,” katanya.

Baca juga: Muzani tanggapi santai elektabilitas Gerindra turun

Namun dia menilai memasuki tahun 2021, suasana lambat laun mulai berubah & pada tahun 2021 belanja pemerintah kepada barang & jasa mulai dilakukan.

Muzani mengatakan ada optimisme baru yg diharapkan dapat mendorong perekonomian daerah & meningkatkan daya beli masyarakat karena pengadaan barang & jasa sudah mulai dilakukan melalui tender.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu mengingatkan supaya pengadaan barang & jasa harus mengutamakan produksi dalam negeri supaya perputaran uang & barang dapat berputar lebih cepat.

Baca juga: Muzani: internal Gerindra meminta Prabowo maju di Pilpres 2024

“Ini sejalan dengan kampanye penggunaan produksi dalam negeri oleh Presiden Jokowi,” ujarnya.

Muzani mengatakan, impor produk asing cuma dimungkinkan pada barang & jasa yg tidak diproduksi di dalam negeri sehingga perputaran ekonomi dalam negeri akan lebih baik, karena arus produksi & konsumsi berjalan produktif termasuk daya beli masyarkat yg meningkat.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2179810/gerindra-implementasi-apbn-apbd-harus-tepat-sasaran

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *