oleh

Gelar Acara Nobar Euro 2020 Tanpa Izin Dapat Dipenjara 10 Tahun

Slot SimakNews.com – Gelar Acara Nobar Euro 2020 Tanpa Izin Dapat Dipenjara 10 Tahun,

Ilustrasi: Daily Sabah

Slot Informasi, Indonesia – Menggelar acara menonton bareng (nobar) Euro 2020 dapat saja terancam penjara 10 tahun & denda mencapai Rp4 miliar. Hal itu setelah Mola TV selaku pemegang hak siar memberi pengumuman soal tata cara izin menggelar acara nobar Euro melalui laman resminya.

Seperti diketahui, turnamen bergengsi antarnegara di Eropa itu bakalan segera dihelat mulai 11 Juni hingga 11 Juli 2021. Mola TV merupakan pemegang lisensi tunggal UEFA EURO Package 2018-2022 yg mencakup Euro 2020 & laga-laga kualifikasinya, kualifikasi Piala Dunia 2022, serta UEFA Nations League 2018/19 & 2020/21.

Dalam rilis resminya, Mola sendiri sebenarnya tak masalah ada pelaku usaha yg harap menggelar acara nobar Euro. Namun, tentu harus melalui izin. Sebab, segala bentuk acara nobar tanpa izin merupakan pelanggaran hak cipta.

Daftar slots onlin

BREAKING! Sami Khedira Putuskan Gantung Sepatu

Atletico Madrid Tak Berencana Lepas Joao Felix

Barcelona Siap Depak Ronald Koeman, Hansi Flick Jadi Pengganti?

Pihak Mola TV sendiri merilis cara-cara mendaftar acara nobar Euro 2020 secara resmi. Nantinya bagi para pihak yg harap menayangkan UEFA EURO Package 2018-2022 pada area publik & sejenisnya supaya dapat menghubungi PT Mitra Media Integrasi (MIX) yg ditunjuk oleh Mola TV.

“Bagi Venue atau usaha komersil yg sudah registrasi & hendak menyelenggarakan program ini (UEFA EURO 2020), kami akan memastikan bahwa penyelenggaraan sudah sesuai dengan ketentuan yg berlaku. Hal itu sudah ada di dalam program Mola Live. Semua venue yg sudah teregistrasi dapat dilihat di situs molalive.com,” mengatakan COO MIX, Bobby Christoffer.

Andai ada yg nekat melanggar hak cipta Euro 2020, maka sanksi penjara sudah menunggu. Karena semua itu sudah tercantum dalam Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Bagi yg melanggar dapat dipenjara 10 tahun & denda Rp4 miliar.

“Kami berharap pihak-pihak terkait tidak mencoba untuk mengerjakan pelanggaran Hak Cipta atas tayangan UEFA EURO Package 2018-2022. Hal itu karena sanksi hukum & penaltinya cukup berat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yg berlaku,” tutup dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *